blok ini di peruntukan bagi kita semua yang mau peduli dengan bahasa dan budaya bangsa

Kamis, 23 September 2010

sejarah karawitan

<span class="fullpost">Pada tahun 1977, pesawat luar angkasa Voyager diluncurkan, bersama dengan Piringan Emas (Voyager Golden Record) yang berisi suara-suara serta gambar-gambar pilihan yang menggambarkan keanekaragaman makhluk hidup dan budaya di Planet Bumi. Tujuannya adalah memperkenalkan kehidupan di planet bumi kepada bentuk kehidupan di luar angkasa atau manusia bumi di masa depan yang mungkin menemukannya. Diantara suara-suara yang direkam dalam piringan emas tersebut terdapat suara ucapan salam dalam 55 bahasa, salah satunya adalah bahasa Indonesia, dan juga rekaman musik dari berbagai budaya. Salah satu musik yang direkam dalam piringan emas tersebut adalah musik Gamelan dengan Gendhing PUSPAWARNA (Kinds of Flowers – Beragam Bunga) yang dimainkan oleh Gamelan Keraton Pura Paku Alaman dibawah pimpinan K.R.T. Wasitodipuro dan direkam oleh Robert E. Brown. Musik ini sampai saat ini masih tetap diperdengarkan di ruang angkasa, mengingat bahwa misi Voyager masih akan berlangsung hingga tahun 2025. Jadi mungkin saja “para makhluk luar angkasa” sudah terbiasa mendengar musik Gamelan.</span>
Saat ini, setelah lebih dari tiga puluh tahun peristiwa tersebut diatas, Gamelan sedang diusulkan ke UNESCO untuk mendapatkan pengakuan sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari warisan nenek moyang bangsa Indonesia. Gamelan, sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai seni sangat tinggi dan sarat dengan falsafah hidup diharapkan mampu mengikuti jejak Wayang, Keris, dan Batik yang telah lebih dahulu diakui sebagai warisan pusaka Dunia yang memang berasal dari Indonesia. Pada saat ini pengakuan oleh lembaga internasional sangat penting bagi bangsa Indonesia mengingat bahwa ada banyak warisan seni dan budaya Indonesia yang diklaim oleh negara lain sebagai milik mereka.Lebih dari itu, pengakuan dunia international diharapkan dapat lebih menggugah kesadaran generasi muda Indonesia untuk tetap mau menjaga, mengembangkan dan melestarikan budaya negeri sendiri agar tidak punah.
           Mengapa kita harus bersusah payah  memperjuangkan Gamelan sebagai warisan budaya dunia yang berasal dari Indonesia? Apakah Gamelan itu sekedar alat musik yang bisa dibuat atau dimainkan oleh siapa saja di seluruh dunia? Dan apa sebenarnya nilai-nilai serta manfaat yang terkandung dalam Gamelan bagi masyarakat Indonesia?
Dalam tulisan ini, saya mencoba untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas. Dengan adanya tulisan ini diharapkan para pembaca menjadi paham bahwa kita (bangsa Indonesia) memang layak mendapatkan pengakuan dari dunia internasional atas warisan budaya bangsa berupa Gamelan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar