blok ini di peruntukan bagi kita semua yang mau peduli dengan bahasa dan budaya bangsa

Senin, 12 Desember 2022

Minggu, 03 Februari 2019

RESENSI

Identitas Novel “LASKAR PELANGI” Judul buku : Laskar Pelangi Pengarang : Andrea Hirata Penerbit : Bentang Kota tempat terbit : Jl. Pandega Padma 19, yogyakarta Tahun terbit : Cetakan III, Juli 2007 Tebal : 533 halaman Harga : Rp.69.000,- SINOPSIS Novel Diawali saat SD Muhammadiyah, sekolah kampung di Belitong dengan fasilitas yang sangat terbatas bahkan minus, membuka pendaftaran untuk murid baru kelas satu. Hingga saat saat terakhir pendaftaran hanya 9 orang anak yang mendaftar dan siap masuk kelas di hari pertama. Jika tak ada Harun, seorang anak berusia 15 tahun dengan keterbelakangan mental, yang disekolahkan oleh ibunya agar tidak cuma mengejar anak ayam di rumah, tentu tidak pernah terjadi kisah ini. Ikal tidak akan pernah bertemu, berteman satu kelas dengan Lintang, Mahar, Syahdan, A Kiong, Kucai, Borek alias Samson, Sahara, Trapani, dan Harun. Tidak akan pernah bertemu Bu Muslimah, guru penuh kasih namun penuh komitmen untuk mencerdaskan anak didiknya. Selanjutnya dikisahkan ragam kejadian yang penuh suka dan duka dari kesepuluh anak anggota Laskar Pelangi. Nantinya di tengah cerita Laskar Pelangi mendapat anggota kesebelas, anggota wanita kedua, Flo. Dan bagian pertama ini ditutup dengan kesedihan mendalam yang sangat mengharukan saat Laskar Pelangi harus merelakan perginya seorang teman yang kurang beruntung Bagian pertama itu mengambil rentang waktu dari hari pertama Laskar Pelangi masuk kelas satu Sekolah Dasar Muhammadiyah hingga empat bulan menjelang Ebtanas SMP di gedung sekolah yang sama dengan orang-orang yang sama . Pada bagian kedua, kisah ini melompat dua belas tahun kemudian saat Laskar Pelangi telah menjadi sosok sosok dewasa yang harus berjuang menggapai peruntungannya dalam kehidupan nyata. Masing masing menjalani suratan hidupnya yang sudah ditetapkan. Ada yang berjalan sesuai citacita nya, ada yang tidak terduga lompatannya, ada juga yang menyerah pada nasib yang sudah tergambar jelas sejak dahulu. Dan akhirnya pun mereka semua dengan perjuangan yang keras dan gigih dapat mendapatkan apa yang mereka cita-citakan. Unsur Intrinsik Novel Unsur intrinsik dalam novel adalah unsur-unsur yang secara langsung turut serta membangun cerita. Kepaduan antar bebagai unsur intrinsik inilah yang membuat sebuah novel berwujud. Adapun pemaparan mengenai unsur intrinsik serta kepaduan antara unsur yang membangun novel Laskar Pelangi adalah sebagai berikut: 1. Tema Tema utama dalam novel “Laskar Pelangi” ini adalah pendidikan. Namun uniknya tema pendidikan ini diselingi oleh kisah persahabatan yang erat antara anggota ‘Laskar Pelangi’. Tema pendidikan ini sendiri dipadukan dengan tema ekonomi. Namun tema pendidikan lah yang lebih menonjol 2. Plot/Alur Alur yang digunakan pado novel Laskar Pelangi ini adalah Alur maju Alasan : karena penulis menceritakan kejadian dari awal hingga akhir, sehingga membuat pembaca penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya. Tahapan Alur Tahap penyituasian : Yaitu pada saat hari pertama penerimaan murid baru di SD Muhamadiyah kekurangan seorang murid dan sekolah hampir ditutup, namun dengan kehadiran seorang murid yang bernama Harun telah menyelamatkan pembodohan di kampung paling miskin di pulau belitong yang kaya akan tambang timah. ( halaman 1-8 ) Tahap pemunculan konflik : Ketika Bu Mus dengan segala usahanya dan semangat kesepuluh laskar pelangi mampu berjuang dan melewati masa-masa sulit serta kebahagiaan bersama. ( halaman 157 ) Tahap peningkatan konflik : Ketika Mahar dan Lintang berusaha mengharumkan nama SD SMP Muhamadiyah lewat kemahiran dan kepintaran mereka dalam perlombaan cerdas cermat dan karnaval saat perayaan HUT RI dan mampu mengalahkan sekolah milik PN Timah.(halaman 363) Tahap klimaks : Pada saat Lintang si murid paling jenius di antara yanglainnya meninggalkan bangku sekolah karena ia harus mengurus adik-adiknya setelah kematian Ayahnya. Di sanalah akhir dari cerita perjuangan para kesepuluh Laskar Pelangi. ( halaman 430 ) Tahap penyelesaian : Yaitu pada saat tembok PN Timah mampu dihancurkan dan kemiskinan dapat dilawan oleh rakyat Belitong. Dan kebahagiaan yang akhirnya mampu diraih oleh kesepuluh laskar pelangi.(halaman 481 ) 3. Tokoh dan Penokohan Aku sebagai ikal tokoh ‘aku’ dalam cerita ini. Ikal yang selalu menjadi peringkatkedua merupakan anak yang pintar. Ia sangat menyukai sastra, terlihat darikesehariannya yang senag menulis puisi. Ia menyukai A Ling sepupu dariA Kiong Watak : tidak mudah ,putus asa,setia kawan dan tegar. Pak K.A. Harpan Noor Bernama lengkap N.A. Harfan Efendi Noor bin K.A. FadilahZein Noor. Ia adalah orang yang sangat baik hati dan penyabar meskimurid – murid awalnya takut untuk melihatnya. Seperti pada saat beliau bercerita tentang kisah para nabi, semua murid sangat senang dan ketika beliau pulang murid-muridnya selalu menatap lekat-lekat pada dirinya. Watak : Baik hati, Ramah , dan Sabar Metode : dialog antar tokoh Kutipan Novel : “kemudian dalam waktu yang amat singkat beliau telah Merebut hati kami”(hal 22) “ Erin Watak : cerdas,agamais,baik hati. Metode : pemaparan penulis Kutipan Novel : “ia cerdas,agamais,cantik,dan baik hati” (hal 443 bab 31 Zaal batu) Ibu N.A. muslimah Hafsari Bernam lengkap N.A. Muslimah Hapsari Hamid binti K.A.Abdul Hamid. Dia adalah Ibunda Guru bagi Laskar Pelangi dan berhatilembut Watak : sabar, baik hati dan penyayang. metode : dialog Tokoh Kutipan novel : “shalatlah tepat waktu ,biar dapat pahala lebih banyak , demikian bu mus selalu menasihati kami “ (hal 31) ü Lintang Teman Ikal yang luar biasa jenius. Lintang telah menunjukkanminat besar untuk bersekolah semenjak hari pertama berada di sekolah. Ia berasal dari keluarga yang miskin. Ayahnya bekerja sebagai nelayanmiskin yang tidak memiliki perahu dan harus menanggung kehidupan 14 jiwa anggota keluarga. Cita-citanya terpaksa ia tinggalkan agar ia dapat bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya semenjak ayahnyameninggal Watak : pantang menyerah dan cerdas metode : Tindakan/tingkah laku tokoh Kutipan Novel :“yang lebih menakjubkan adalah semua pengetahuan itu ia pelajari sendiri dengan membaca bermacam buku milik kepala sekolah kami jika ia mendapat giliran tugas menyapu di ruangan beliau “ (hal 119) ü Mahar Tampan, ia memiliki bakat dan minta besar pada seni. Pertamadiketahui ketika tanpa sengaja Bu Mus menunjuknya untuk bernyanyi didepan kelas saat pelajaran seni suara Watak : kreatif, imajinatif dan cerdas. metode : pemaparan penulis kutipan novel : “ dia memang seorang eksentrik yang berdiri di area abu-abu antara imajinasi dan kenyataan ,tapi tak diragukan bahwa ia cerdas ,pemikirannya terstruktur dengan baik ,dengan pengetahuan dunia gaib nya yang mat luas “(hal 393) ü Trapani Pria tampan yang pandai dan baik hati ini sangat mencintaiibunya. Dan apapun yang ia lakukan harus selalu didampingi ibunya.Seperti misalnya ia akan tampil sebagai band yang di komando olehMahar, ia tidak mau tampil jika tidak ditonton Ibunya Watak : manja ,cerdas,rupawan. metode : pemaparan penulis kutipan novel :“ sekali lagi kulihat wajah mereka ,harun yang mudah senyum ,trapani yang rupawan, syahdan yang liliput,kucai yang sok gengsi , sahara yang ketus ,a kiong yang polos dan pria kedelapan yaitu samson yang duduk seperti patung ganesha.” (hal 85) ü Kucai Ketua kelas sepanjang generasi sekolah Laskar Pelangi. Laki-lakiini sejak kecil terlihat bisa menjadi politikus dan akhirnya diwujudkanketika ia dewasa menjadi ketua fraksi di DPRD Belitong. Watak : lemot , susah diatur ,banyak bicara,optimis,berjiwa Pemimpin metode : pemaparan penulis kutipan novel : “pada halaman 69-70 bab 9 penyakit gila no 5” ü Sahara Satu-satunya gadis dalam anggota laskar pelangi. Merupakangadis keras kepala yang berpendirian kuat yang sangat patuh pada agamaterbukti ia merupakan gadis berjilbab yang cantik dan selalu rajinmenunaikan sholat dan mengaji, gadis yang ramah dan pandai, ia baik kepada siapa saja kecuali pada A Kiong yang semenjak mereka masuk sekolah sudah ia basahi dengan air dalam termosnya watak : temperamental, ketus, skeptis, susah diyakinkan dan tidak mudah terkesan. Sahara Sangat menjujung tinggi nilai kejujuran. Ia paling tidak suka berbohong metode : dialog antar tokoh kutipan novel : “pada bab24 tuk bayan tula hal 301” ü Flo Bernama asli Floriana. Seorang anak tomboy yang berasal darikeluarga kaya. Dia tidak sombong walaupun menjadi anak orang kaya. Buktinya ia malah berkeinginan untuk bersekolah di SD SMPMuhamadiyah dan sama sekali tidak merasa malu. Watak : menyenangkan, pandai beradaptasi cantik ,rendah hati . metode : Pemaparan pengarang kutipan novel :”ternyata flo adalah pribadi yang sangat menyenangkan ,ia Memiliki kemampuan beradabtasi yang luarbiasa. Ia cantik dan sangat rendah hati,sehingga kami betah di dekatnya” (hal 359) ü A kiong Kendatipun ia memiliki wajah yang buruk rupa, ia memilikirasa persahabatan yang tinggi dan baik hati, serta suka menolong padasiapapun kecuali Sahara. Namun, meski mereka selalu bertengkar, ternyatamereka berdua saling mencintai Watak : baik , agnostik,dan sedikit aneh metode : tingkah laku tokoh dan pemaparan penulis kutipan novel : “a kiong malah semakin senang . Ia masih sama sekali tak menjawab.ia tersenyum lebar ,matanya yang sipit menghilang” (hal 27) “akiong sempat menjalani hidup sebagai seorang agnostik,yaitu orang yang percaya kepada tuhan tapi tidak memeluk agama apapun”(hal 464) ü Harun Pria yang memiliki keterbelakangan mental dan memulai sekolahdasar ketika ia berumur 15 tahun. Laki-laki jenaka ini senantiasa berceritatentang kucingnya yang berbelang tiga dan melahirkan tiga anak yangmasing-masing berbelang tiga pada tanggal tiga pada tanggal tiga kepadaSahara dan senang sekali menanyakan kapan libur lebaran kepada Bu Mus Watak : baik tetapi agak keterbelakangan mental. metode : pemaparan penulis kutipan novel : “pria itu adalah harun pria jenaka sahabat kami semua ,yang sudah berusia 15 tahun dan agak terbelakang mentalnya (hal 7) ü Borek Pria besar maniak otot dan selalu menjaga citranya sebagai laki-laki macho. Ketika dewasa ia menjadi kuli di toko milik A Kiong danSahara Watak : nakal dan susah diatur. metode : tingkah laku tokoh kutipan novel :“ kucai didudukkan berdua bukan karena mirip tapi karena sama sama susah diatur” (hal 14) 4. Latar a. TEMPAT Latar tempat yang digunakan dalam novel ini adalah di sebuah sekolah bernama SD Muhammadiyah yang terletak di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitong Timur, Sumatera Selatan. Namun, ada pula yang latarnya adalah di rumah, pohon, gua, tepi pantai, pasar dan lain-lain tapi masih di kawasan Belitong. Di sekolah “seluruh hadirin terperanjat karena trapani berteriak smabil menunjuk kepinggir lapangan rumput luas halaman sekolah itu “ (hal 6) Dibawah pohon “kucai mengangkangi dahan tertinggi ,sedangkan sahara ,satu –satunya betina dalam kawanan itu ,bersilnang kaki di atas dahan terendah “ (hal 159) Di gua “ kami terus merambah masuk sampai beratus – ratus meter tapi tak menumukan tanda-tanda gua itu akan berakhir “(hal 396) Dirumah “kotak kapur yang ada tulisan pesang Aling itu kusimpan dikamarku seperti benda koleksi yang bernilai tinggi “ (hal 258) b. SUASANA menyenangkan Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana senang ialah saat tim cerdas cermat SD Muhammadiyah berhasil memenangkan pertandingan. “Ketika lintang mengangkat tinggi-tinggi trofi besar kemenangan”(hal 384) Menegangkan Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana cemas ialah saat Pak Harfan, Bu Muslimah dan calon murid SD Muhammadiyah beserta orang tuanya menunggu untuk menggenapkan calon siswa yang mendaftar agar sekolah tidak ditutup. suasana kelas menjadi tegang,kami harap mahar segera meminta maaf dan menyatakan pertobatan tapi sungguh sial,ia malah menjawab dengan nada bantahan”(hal 351) menyedihkan. Salah satu penggalan cerita yang menggambarkan suasana sedih ialah saat Ikal, teman-temannya dan Bu Muslimah berpisah dari Lintang yang memutuskan berhenti sekolah karena harus mengurusi keluarga yang ditinggal mati ayahnya. “aku tak sanggup menatap wajah nya yang pilu dan kesedihanku yang mengharu biru telah mencurahkan habis air mataku ,tak dapat aku tahan tahan sekuat apapun aku berusaha “ (hal 433) c. KAPAN pagi hari “bagiku pagi itu adalah pagi yang tak terlupakan “ (hal 14) sore hari “situasi makin kacau ketika sore itu berita kunjungan burung pelintang menyebar ke kampong dan beberapa nelayan batal melaut” (hal 187) malam hari "malam ini kami menginapdi masjid al-hikmah karena subuh nanti kami mempunyai acara seru ,yaitu naik gunung “ (hal 285) 5. Sudut Pandang Sudut pandang yang digunakan dalam novel ini adalah sudut pandang orang pertamapelaku utama karena dalam penceritaan novel penulis menggunakan kata ‘aku’. Tokoh‘aku’ dalam novel ini diceritakan paling dominan sehingga si tokoh ‘aku’ dapat dikatakan sebagai tokoh atau pelaku utama. Kutipan Novel: “aku hanya sendirian .jika ada orang lain aku berani lebih frontal “ (hal 88) 6. Gaya Bahasa Penulis memakai gaya bahasa campuran Karena penulis masih memakai bahasa- bahasa asing (memakai kata serapan) Kutipan Novel : “Papilio blumei, kupu-kupu tropis yang menawan berwarna hitam bergaris biru-biru itu mengunjungi pucuk ficilium” (hal 157 ) Majas Hiperbola Kami menari seperti dirasuki roh Lucifer si raja hantu. Namun tak lama kemudian antara tidur dan terjaga aku mendengar suara gemericik air seperti jutaan semut berdatangan. Majas pras protato “Saya belum melihat batang hidungnya”, Borek bertingkah. Majas Satire “Ampun! Soal mudah kayak gini, kau tak bisa mengerjakannya!”, Bu Mus menyindir. Ibunda guru harus tahu anak-anak ini kelakuannya seperti setan. Majas Enumarasio Laut tenang. Di atas permadani biru itu tanpak satu-satunya perahu nelayan meluncur perlahan-lahan. Angin berhempus sepoi-sepoi. Bulan bersinar dengan terangnya. Disana-sini bintang-bintang gemerlapan. Semuanya berpadu membentuk suatu lukisan yang haromonis, itulah keindahan sejati. Majas Personifikasi Buah dari pendidikan akhlak dan kecintaan intelektual. Simploke “Kau bilang aku ini egois, aku bilang terserah aku. Kau bilang aku ini judes, aku bilang terserah aku”. Borek sinis 7. Amanat • Jangan mudah menyerah oleh keadaan (jangan putus asa) • hiraukan orang yang menggangumu, teruslah berjalan jika menurutmu itu benar. • Dari bersekolah dengan sungguh-sungguh cita-cita akan tercapai walaupun dengan usaha dan perjuangan yang sulit. • Hidup ini dapat kita lalui dengan bahagia apabila kita semangat dalam menjalankan kewajiban kita, dan sabar dalam menghadapi cobaan Unsur Ekstrinsik Novel unsur intrinsik, dalam novel “Laskar Pelangi” ini amat kental dengan pengaruh unsur ekstrinsik. Unsur ekstrinsik yang ada dalam novel tidak lepas dari latar belakang kehidupan pengarang entah itu dari segi budaya yang dipegang, kepercayaan, lingkungan tempat tinggal dan lain sebagainya. Ada pun beberapa unsur ekstrinsik yang dibahas antara lain : 1. tempat tinggal Lingkungan tempat tinggal pengarang mempengaruhi psikologi penulisan novel. Apalagi novel “Laskar Pelangi” merupakan adaptasi dari cerita nyata yang dialami oleh pengarang langsung. Letak tempat tinggal pengarang yang jauh berada di Desa Gantung, Kabupaten Gantung, Belitong Timur, Sumatera Selatan ternyata benar-benar dijadikannya latar tempat bagi penulisan novelnya. 2. sosial budaya Pada novel ini banyak sekali unsur-unsur sosial dan budaya masyarakat yang bertempat tinggal di Belitong. Adanya perbedaan status antara komunitas buruh tambang dan komunitas pengusaha yang dibatasi oleh tembok tinggi merupakan latar belakang sosial. Dimana interaksi antara kedua komunitas ini memang ada dan saling ketergantungan. Komunitas buruh tambang memerlukan uang untuk melanjutkan kehidupan, sedang komunitas pengusaha memerlukan tenaga para buruh tambang untuk menjalankan usaha mereka. Kutipan Novel : “ sekolah kami tidak pernah dikunjungi pejabat ,sekolah kami tidak di jaga kerena tidak ada benda berharga yang layak dicuri “ (hal 18) “sekolah-sekolah PN Timah berada dalam kawasan gedong .sekolah ini berdiri megah di bawah naungan Aghatis”(hal 58) 3. agama Latar belakang religi atau agama si pengarang sangat terlihat seperti pantulan cermin dalam novel “Laskar Pelangi” ini. Nuansa keislamannya begitu kental. Dalam beberapa penggalan cerita, pengarang sering kali menyelipkan pelajaran-pelajaran mengenai keislaman. Kutipan Novel : ”bisiknya ketika kami sedang khatam Al-Quran di masjid al-hikmah “ (hal 253) 4. Ekonomi Sebagian masyarakat Belitong mengabdikan dirinya pada perusahaan- perusahaan timah. Digambarkan dalam novel bahwa Belitong adalah pulau yang kaya akan sumber daya alam. Namun tidak semua masyarakat Belitong bisa menikmati hasil bumi itu. PN memonopoli hasil produksi, sementara masyarakat tertindas di tanah mereka sendiri. Latar belakang ekonomi dalam novel ini diambil dari kacamata masyarakat belitong kebanyakan yang tingkat ekonominya masih rendah. Padahal sumber daya alamnya tinggi. Kutipan novel : “PN tidak hanya memonopoli faktor produksi terpenting tapi juga mewarisi mental bobrok feodalstis ala belanda “ (hal 40) 5. Pendidikan Dalam novel ini terkandung banyak sekali nilai-nilai pendidkan yang disampaikan pengarang. Pengarang tidak hanya bercerita, tapi juga menyajikan berbagai ilmu pengetahuan yang diselipkan di antara ceritanya. Begitu banyak cabang ilmu pengetahuan yang diselipkan antara lain seperti sains (fisika, kimia, biologi, astronomi). Pengarang gemar sekali memasukkan istilah-istilah asing ilmu pengetahuan yang tertuang dalam cerita. Ini menandakan bahwa pengarangnya memiliki tingkat pendidikan yang tinggi. Kutipan novel : “untuk biologi,matematika ,dan semua variantnya :ilmu ukur ,aritmetika ,aljabar ,dan ilmu ilmu pengetahuan alam bu mus berani bertanggung jawab “ (hal 124) “ bahwa sore ini mereka akan menari di pucuk filicium “ (hal 159) Tentang Penulis Latar Belakang Pengarang Andrea Hirata lahir di Belitong. Meskipun studi mayornya ekonomi, ia amatmenggemari sains (fisika, kimia, biologi, astronomi) dan tentu saja sastra. Edensor adalah novel ketiganya setelah novel – novel best seller Laskar Pelangi dan SangPemimpi. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademis dan backpaper. Sekarang ia tengah mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di KyeGompa, desa tertinggi di dunia, di Himalaya. Andrea berpendidikan ekonomi dariUniversitas Indonesia. Ia mendapat beasiswa dari Uni Eropa untuk studi master of science di Universitas de Paris, Sorbonne, Prancis, dan Sheffield HallamUniversity, United Kingdom. Tesis Andra di bidang Ekonomi telekomunikasimendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude.Tesis itu telah diadaptasi ke dalam bahasa Indonesia dan merupakan buku teoriekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi ilmiah. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dam masih bekerja di kantor pusat PT Telkom. Hobinya naik komidi putar pandangan hidup pengarang Penulis adalah seorang yang optimis dan bersemangat dalam menjalani hidupnya,terutama dalam hal pendidikan. Ia selalu mendeskripsikan hidup sebagai suatu tantangan bagi penulis hidup teka-teki yang harus dicari jawabnya Kelebihan Novel “Laskar Pelangi” 1. Novel ini benar benar memberikan inspirasi bagi siapa saja yang ingin sukses dan berhasil. 2. Dalam hal organisasi novel ini, hubungan antara satu bagian dengan bagian yang lain harmonis dan dapat menimbulkan rasa penasaran pembaca. Karena dalam penceritaan isi novel tidak berbelit-belit. 3. Kita dapat mengetahui arti perjuangan hidup dalam kemiskinan yang membelit dan cita-cita yang gagah berani dalam kisah tokoh utama buku ini. Kekurangan Novel “Laskar Pelangi” 1. Bahasa yang digunakan tetap bahasa Indonesia tetapi tidak jarang kita jumpai bahasa daerah yang dimana tempat kejadiannya adalah Belitung, yaitu pulau terpencil yang ada di Sumatra. Sehingga mungkin sedikit membingungkan pembaca . 1. hanya terletak pada cara mengakhiri cerita. Semestinya, novel ini sudah ditutup pada bab 33: Anarkonisme, yang menceritakan kejatuhan Babel (Bangka Belitung) yang dulu bergelimbang Timah. Bab 34: Gotik, menurut saya menjadi ekor cerita yang membingungkan. Karena penutur ”Aku” secara tiba-tiba menjadi orang lain, dan bukan lagi Ikal. Bab 34 ini menjadi sebuah kemubaziran. Sama persis seperti seorang pelukis yang seharusnya berhenti menguaskan catnya pada bidang lukis yang sudah sempurna, tapi kemudian menjadi berantakan karena sebuah goresan yang tidak perlu. Pendapat Akhir Novel Laskar Pelangi ini menunjukan bahwa mimpi, semangat dan niat yang kuat dapat mengalahkan apapun cobaan dalam hidup ini. Terbukti pada perjuangan 10 anak - anak Indonesia yang tinggal di daerah yang terpencil dan mungkin luput dari pengelihatan kita tetapi mereka membuktikan bahwa situasi mereka di waktu itu tidak akan menghalangi mereka menggapai impian mereka. Sehingga novel ini dapat menginspirasi dan memberikan letupan semangat gairah hidup untuk tetap berani bermimpi dan berusaha keras mewujudkan impiannya setelah membaca novel ini

Selasa, 11 Desember 2018

PERBAIKAN NILAI KELAS 10 SMKN 18 JAKARTA

PERBAIKAN NILAI KELAS 10 Petunjuk!!! 1. Tulis nama dan kelas kamu, di kolom komentar. 2. Jawab satu dari pertanyaan di bawah ini. pertanyaan: 1. Tuliskan langkah yang harus diperhatikan dalam menontruksi teks negosiasi? 2. Tulis ciri-ciri dari teks laporan hasil observasi? 3. Tuliskan struktur teks anekdot? 4. Tuliskan berbagai tujuan yang dicapai dari ? jangan lupa komentarmu juga.

Senin, 10 Desember 2018

Materi kelas 11 SMKN 18 JAKARTA

Perbaikan nilai petunjuk!! 1. jawablah satu dari lima pertanyaan di bawah ini, di dalam kolom komentar. 2. Tulis nama dan kelas mu. Pertanyaan; 1. Tuliskan 3 tujuan proposal? 2. Tuliskan sistematikan penulisan karya ilmiah? 3. Tuliskan langkah-langkah penulisan karya ilmiah? 4. Tuliskan Ciri-ciri karya Ilmiah? 5. Tuliskan struktur teks eksplanasi? jangan lupa tulis nama dan kelasmu.... boleh di tambahkan komentarmu tentang blok ini, terima kasih.

Selasa, 18 September 2018

ANEKDOT DALAM SEKOLAH

TEKS ANEKDOT 1 Pada suatu hari di SKMN 18 jakarta. Pada saat jam pelajaran matematika di kelas x-pemasaran 1. suasana kelas ramai karena belum ada guru yang datang ke kelas. Tidak lama kemudian seorang guru masuk ke kelas dan memerintahkan semua murid untuk mengumpulkan tugas yang diberikan oleh ibu guru minggu lalu. Namun ada satu anak murid yang tidak mengerjakan tugas. Bu guru bertanya kepada murid tersebut. “ kenapa kamu tidak mengerjakan tugas yang ibu berikan?. “ “ saya lupa bu... “ jawabnya. “ maju kedepan!. “ bentak bu guru kepada murid itu.Lalu murid tersebut maju kedepan. “ coba kamu buat grafik persamaan 2 variabel beserta garis lurusnya! “ perintah bu guru kepada murid tersebut. Murid tersebut menuruti perintah bu guru. “ kenapa garis tersebut disebut garis lurus? “ tanya bu guru kepada murid itu. “ karna garisnya lurus bu. “ jawab murid itu. “ yang saya tanya kenapa garis itu disebut garis lurus?! “bu guru mengulang pertanyaannya.murid tersebut hanya bisa terdiam dan senyum-senyum saja. Karna murid itu tidak bisa menjawab pertanyaan yang di ajukan oleh bu guru,dia pun menjadi frustasi. Tiba-tiba murid itu berteriak. “ anekdooooooooooot.... “ dengan suara yang lantang. Semua murid tertawa sedangkan ibu guru menggeleng-gelengkan kepala. TEKS ANEKDOT 2 Pada suatu hari di kelas x-pemasaran 1 suasana kelas seperti biasanya. Tiba-tiba suara bel istirahat berbunyi. “ kriiing...kriiing...kriing... “ Seluruh siswa SMKN 18 jakarta keluar dari kelasnya, begitupun murid x-pemasaran 1. Lia,yanti,dan septi pergi ke toilet. setelah dari toilet septi mengajak lia dan yanti untuk pergi ke kantin. Selama perjalanan menuju ke kantin mereka bertiga bercakap-cakap sambil tertawa, karna tingkah laku yanti yang selalu mengulurkan jempolnya dan berkata “ ide bagus tuh “ lia dan septi selalu tertawa ketika yanti mengucapkan kata itu karna ekspresi yanti yang sangat konyol. Pada saat mereka telah sampai di kantin. Tiba-tiba yanti memasang muka konyolnya dan berkata “ ide bagus tuh “ kepada orang yang tidak yanti kenal. Karna orang itu tidak mengenal yanti, diapu pergi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya. Lia dan septi yang melihat kejadian itu langsung tertawa dan berkata kepada yanti. “ yanti makanya... “ “ kenapa? “ yanti menjawab dengan wajah bingung. “ pikir aja sendiri! “ kata septi. Tak lama kemudian yanti menyadari bahwa pertanyaan septi dan lia bertujuan untuk menyindir yanti. Karna dia tau bahwa lia dan septi mengetahui kejadian tadi. Akhirnya yanti pun terpaku malu. TEKS ANEKDOT 3 Dua hari yang lalu ada peristiwa yang membuat saya tertawa dan mungkin ada juga yang tersinggung. Peristiwa itu terjadi di SMKN 18 jakarta. Lebih tepatnya di kelas x- pemasaran 1.jadi seperti ini ceritanya. Pada saat jam pelajaran bk dimulai semua murid bersikap seperti biasanya. Dan kami pun belajar seperti biasanya. 1 jam pelajaran bk berlalu. Tiba-tiba guru bk tersebut datang menghampiri salah seorang siswa laki-laki,berkulit hitam,dan kumisan. Lalu guru tersebut bertanya kepada murid itu. “ kamu asli mana?. “ tanya bu guru. Lalu murid itu menjawab. “ saya asli batak bu. “ Dengan suara yang lantang guru itu berkata. “ butha...butha...bhaah... “ Semua murid tertawa saat mendengar itu. Pada saat itu juga guru itu bertanya lagi tetapi sambil tertawa. “ pantesan kulitmu ireng!. “ kata guru itu kepada murid tersebut. Mendengar itu semua, murid kelas x- pemasaran 1 tertawa terbahak-bahak sambil meledek murid yang dibilang ireng oleh guru tersebut. TEKS ANEKDOT 4 Pada suatu hari di SMKN 18 Jakarta. Dikelas x- pemasaran 1. Pada saat jam pelajaran ke 7 yaitu pelajaran ekonomi bisinis. “ minggu lalu ibu telah memberikan tugaskan?. “ tanya guru itu kepada murid. Salah seorang murid menjawab. “ iya bu,ibu memberikan tugas. “ “ tugas apa?. “ guru itu bertanya lagi. “ tugas kelompok bu, membuat power point tentang bab 1 lalu tugasnya di prisentasikan bu. “ Dari kelompok 1 maju sampai kelompok terakhir selesai, guru ekonomi bisnis itu hanya enak-enakkan main hp tanpa memperhatikan anak muridnya. Mengetahui gurunya seperti itu. Mereka saling berbisik-bisik satu sama lain. Karna merasa kesal dengan guru itu salah seorang murid berkata. “ sabar gw mah...udah ngerjain cape-cape eh malahan dicuekin! Nggak ngehargain orang banget sih...!! “ Semua murid tertawa dengan tujuan untuk menyindir guru tersebut sedangkan guru itu bingung kenapa semua murid pada ketawa. Gagal Nyombong Suatu hari saat jam istirahat kedua di SMKN 18, Tito membeli jajanan di laboratorium SMKN 18 (Dallas Mart). Dallas mart saat itu ramai,Tito membeli semua makanan yang dia inginkan. Setelah selesai memilih Tito mengantri di kasir untuk membayarnya. Saat gilirannya, kasir yang ternyata teman sekelasnya menghitung makanan Tito. Tito meminta struk pembayarannya karena ia membeli bayak makanan. Tito menengok ke belakang yang ramai pembeli mengantri dan sambil tersenyum sombong ke mereka serta kasir,karena makanan yang dibelinya banyak. Setelah selesai dihitung kasirnya berkata ke Tito “To, jadinya dua puluh sembilan ribu”. “Jumlahnya hanya segitu,Ta” kata Tito sambil meraba sakunya. Tito meraba saku baju dan celananya. Namun, uang tersebut tidak ada, dan Tito baru sadar bahwa uangnya sudah ia gunakan untuk mentraktir temannya makan bakso. Yang ada hanya 2 uang lima ratus perak Tito lalu bilang ke kasir,”hmmm,ini makanannya dikurangin aja deh”. Kasir menjawabnya dengan nada menahan tawa “kenapa, duitnya cuma segitu doang juga,To?”. Tito tidak menjawab dan langsung mengambil dua permen lolipop yang harganya cukup dengan uang di sakunya. Tito tetap meminta struk untuk mengurangi malunya. Pembeli yang mengantri serta kasir pun menertawakan Tito. Dan guru yang mengurus Dallas Mart ikut menertawakan dan menasihatinya kalau mau sombong lihat sikon dahulu. Bukan Hinaan Suatu sore saat Sony sedang bermain bola dengan teman rumahnya, Sony ditanya dimana kamu sekolah, dia pun menjawab “Saya sekolah di SMKN 18 sekarang”. Sony adalah murid baru disana dan belum mengenal SMKN 18. Salah seorang temannya menjawab, “oh kamu anak dallas”. Sony yang mengingat kata dallas adalah nama merk sepatu, Sony pun marah dengan temannya dan merasa mereka menghina sekolahnya itu. “Aku tidak mengejek sekolahmu, mengapa kamu mengejek sekolahku?”,Sony berkata dengan nada marah dan dia pun langsung pulang. Keesokkan harinya di sekolah Sony memberitahukan kepada teman kelasnya ,”hei,ada yang menghina sekolah kita dengan nama merk sepatu”. Salah seorang temannya menjawab, ”Maksudnya apa” . Sony pun menjawab ,”ya, sekolah kita telah dihina, katanya aku adalah anak dallas, bukankah dallas adalah sepatu, dia menghina kita semua”. Sekelas pun langsung tertawa dan berkata kepada Sony ,”dallas itu adalah singkatn untuk delapan belas, Sony. Sungguh kurang update kamu ini”. Akhirnya Sony pun malu karena sekelas menertawakan dia. Lalu Sony meminta maaf kepada teman rumahnya. Alasan Tak Mempan Dalam Peraturan Suatu pagi di SMKN 18 seorang murid yang telat. Guru BK menyuruhnya untuk mempercepat langkah.Dengan berlari dia menghampiri guru BK tersebut.Sesuai peraturan sekolah murid yang telat masuk sekolah mendapat hukuman menyapu halaman luar sekolah. Murid tersebut ditanya oleh guru Bk, “Mengapa kamu telat datang ke sekolah?”. Lalu murid tersebut menjawab, “Saya tidak telat datang ke sekolah bu, namun saya telat sampai di sekolah”. Guru BK pun menjawab, “dasar kamu ini, beralasan terus”. Kemudian murid tersebut disuruh menyapu halaman luar. Dia pun mengambil sapu dan pergi ke halaman luar sekolah. Murid tersebut bertanya kepada guru BK, “Bu, bagian mana yang harus disapu?”. “Halaman luar sekolah kan tadi sudah ibu katakan” guru Bk menjawab. “Halaman luar sekolah ini sudah bersih bahkan mengkilat tanpa noda, mubazir tenaga saya kalau untuk menyapu tempat yang sudah bersih”. Guru BK pun menjawab, “ya sudah, kalau seperti itu kamu ibu suruh mengepel dallas mart”.”siap deh bu, walaupun saya tidak ada jadwal mengurus dallas mart” murid menjawab dengan nada tidak ikhlas karena dia gagal mengelabui guru. Akhirnya murid tersebut melaksanakan hukumannya, dan guru BK hanya menggelengkan kepala bersabar menghadapi murid yang seribu alasan. Namun sekarang, murid tersebut memiliki 998 alasan yang masih tersisa. Harus Diperbaiki Jumat pagi di SMK N 18 tadi Bu Ani yang mengajar ekonomi dan bisnis. Dia sedang menjelaskan tentang ekonomi negara kita, Indonesia. Bu Ani : Jika di tinjau dari segi kacamata ekonomi negara kita itu Masih belum stabil di bandingkan negara lain Joko : kalau begitu harus segera di perbaiki bu (memoton penjelasan orang) Bu Ani : Apanya, jo? Joko : kacamata nya bu Semua nya langsung tertawa mendengar nya, Bu Ani pun menyuruh mereka diam. Dan ia melanjutkan lagi pelajaran nya tentang ekonomi di Indonesia ini.

Rabu, 21 Maret 2018

Kalimat Kompleks dan Simpleks

Pengertian Serta Contoh Kalimat Kompleks dan Simpleks Lengkap Dengan Pola Kalimat - Ada 2 macam tipe kalimat di dalam Bahasa Indonesia yaitu kalimat kompleks dan kalimat simple. Berikut adalah pengertian dan contoh-contohnya. Kalimat kompleks adalah kalimat yang memiliki lebih dari satu struktur dan satu verba utama karena di dalam kalimat ini terkandung lebih dari satu aksi (Predikat), peristiwa, atau keadaan. Sedangkan kalimat simple hanya terdiri dari satu struktur dengan satu verba utam. Biasanya kalimat simple hanya memilki pola S P O atau S P O K. Contoh; 1. Shinta menangis. 2. Ibu menyiram bunga. 3. Adik terjatuh dari atas mobilnya di jalanan itu. 4. Aku bertemu dengan gadis yang berambut keriting itu di pasar. 5. Harimau itu menerkam buruannya dengan sangat tajam seperti pisau. Di dalam kalimat komplek ada 2 struktur kalimat yang biasanya dihubungkan dengan konjungsi, tetapi terkadang struktur tersebut hanya dihubungkan dengan tanda koma bahkan tidak ditunjukan oleh tanda baca atau konjungsi apapun. Ia membeli sepeda motor baru karena dia memiliki banyak uang. S P O C S P O Shinta menyanyi di taman, burung pun bersiul dengan sangat merdu. S P K S P K Budi membayangkan masa lalunya ketika dia menjadi seorang pejuang. S P O C S P K Contoh perbedaan Kalimat kompleks dan kalimat simple: 1. Tomat dan terung tergolong ke dalam jenis sayur-sayuran. 2. Tomat dan terung yang ada di kebun itu tergolong ke dalam jenis sayur-sayuran. 3. Kamu akan mendapatkan nilai yang baik apabila belajar dengan giat. 4. Apel yang berukuran kecil itu jenis apel Indonesia dan yang besar tergolong dalam jenis apel Amerika. Kalimat no 1 dan 2 merupakan contoh kalimat simple karena hanya memiliki satu verba utama yaitu “tergolong “ sedangkan kata “yang ada di kebun itu” pada kalimat no.2 bukanlah verba utama namun hanya sebagai penjelas nomina yang ada di depannya sehingga kalimat tersebut bisa dibuang. Tomat dan terung tergolong ke dalam jenis sayur-sayuran. S P(V) Ket. Sedangkan kalimat no 3 dan 4 merupakan kalimat kompleks karena pada kalimat tersebut terdapat 2 struktur kalimat yang dihubungkan dengan konjungsi . Pada kalimat pertama Verba utamanya adalah “Mendapat” dan “Belajar” dan konjungsi “apabila”. kemudian pada kalimat no 4 verba utamnya adalah “jenis” dan “tergolong” dan dihubungkan dengan konjungsi “dan”. Kamu akan mendapat nilai yang baik apabila kamu belajar dengan giat. S P(V) O S V Ket. Kalimat komplek terbagi menjadi 2 jenis yaitu Kalimat komplek paratataik dan kalimat komplek hipotaktik. Berikut adalah jenis-jenis kalimat komplek: 1. Kalimat Komplek Paratatik Kalimat komplek paratatik adalah kalimat kompek yang terdir dari 2 struktur yang memiliki makna setara atau sejajar contoh konjungsi kalimat komple paratatik adalah “dan”, “tetapi” dan “atau”. Contoh -contoh kalimat komplek paratatik: 1. Ia menanam bunga mawar dan dia sangat rajin menyiraminya. 2. Pakailah pakaian yang kau miliki tetapi harus sopan. 3. Alam akan menjadi Indah bila kita rawat dan selalu kita jaga dengan baik. 4. Hanya kita sebagai pemuda yang bisa menjaga dan juga memelihara kemerdekaan ini. 5. Budi tidak datang ke sekolah, tetapi dia terbaring di rumah sakit. 6. Semua orang panik karena ada gempa bumi. 7. Kamu bisa menungu atau menemuinya langsung. 8. Yang pertama disebut paragraph pembuka dan yang kedua disebut paragraph penutup. 2. Kalimat Kompleks Hipotaktik Kalimat komplek hipotaktik adalah kalimat yang memiliki 2 struktur yang maknanya bersifat tidak setara atau sejajar yang digabungkan menjadi satu kalimat dengan menggunakan konjungsi seperti “Apabila, “Jika, “Karena”, dan “Ketika”. Contoh-contoh kalimat komplek hipotaktik: 1. Apabila Kau menuruti nasehat orang tuamu maka hidupmu akan baik-baik saja. 2. Rawatlah dan siramlah tanaman itu agar tidak menjadi layu. 3. Siapa lagi yang akan menjaga alam ini melainkan kita yang tinggal menumpang di dalamnya. 4. Jangan membuang sampah di sungai sembarangan karena akan mengakibatkan banjir di musim hujan. 5. Banyak orang yang tak bertanggung jawab menebang pohon sembarangan hanya karena ingin mendapatkan keuntungan 6. Aku sudah akan pergi ke Singapura jika memiliki cukup uang liburan nanti.

Selasa, 20 Desember 2016

ISTILAH JUAL BELI ONLINE

ISTILAH JUAL BELI ONLINE 1. AK artinya : Anis Kembang 2. Ariel / Luna artinya : Jantan / Betina 3. Ambrol ; burung yang bulunya telah rontok dengan jumlah banyak atau bahkan seluruhnya 4. Babon artinya : Betina 5. Bety artinya : Betina 6. Bordan artinya : Borneo Medan 7. BT / TT artinya : Barter atau Tuker Tambah 8. BT artinya : Black Tail / Ekor Hitam 9. BT artinya : Black Throat 10. BU artinya : Butuh Duit 11. Bukpar artinya : Buka Paruh 12. Bungkus Kacang artinya : Sertifikat Lomba 13. Burger artinya : Burung Gereja 14. BURUNG Gacor : burung yang rajin berkicau 15. Buka Paruh : sama juga dengan ngeplong 16. Burung MH (muda hutan) burung yang di tangkap dari alam liar 17. Burja artinya : Burung Saja 18. Cigun artinya : Ciblek Gunung 19. Cikris artinya : Ciblek Kristal 20. Cisem artinya : Ciblek Semi 21. CI artinya : Cucak Ijo 22. CJ artinya : Cucak Jenggot 23. COD artinya : Cash On Delivery 24. Conin artinya : Colibri Ninja 25. Dakun artinya : Dada Kuning 26. Daput artinya : Dada Putih 27. Dorong ekor ; burung yang ekornya masih dalam proses pertumbuhan 28. EP artinya : Ekor Panjang 29. FS artinya : For Sale 30. Fullset : Berikut kelengkapannya 31. Gotik artinya : Nego Dikit 32. Jenkel artinya : Jenis Kelamin 33. Jilat artinya : Jinak Lalat 34. Jomin artinya : Cucak Ijo Mini 35. Up ARTINYA ; agar postingannya naik, 36. Josan artinya : Ijo Standard 37. JSJ artinya : Jalak Suren Jawa 38. Jilot : jinak total 39. Kandang Kosan artinya : Kandang Kotak Standard 40. KC artinya : Kacer 41. KK artinya : Kandang dan Kerodong 42. KN artinya : Kenari 43. Kaki medang : artinya burung yang kakinya sudah kering atau tua 44. Lasrol artinya : Ngalas, Ngeroll 45. LB artinya : Love Bird 46. Loper artinya : Lokal Super 47. Maput artinya : Mata Putih 48. MB artinya : Murai Batu 49. MH artinya : Muda Hutan 50. MM / MH artinya : Mata Merah / Mata Hitam 51. Murmer artinya : Murah Meriah 52. NFS artinya : Not For Sale 53. Ngevoer total : burung yang sudah memakan voer 54. Ngebrem ; suara tembakan yang rapat 55. Ngurak atau mbodol : sedang mengalami siklus pergantian bulunya 56. OB artinya : Over Birahi 57. Pasblue artinya : Pastel Biru 58. Pasjo artinya : Pastel Ijo 59. Paskun artinya : Pastel Kuning 60. Pasput artinya : Pastel Putih 61. PC artinya : Pleci 62. PCB artinya : Pantau Cocok Bayar 63. PHP artinya : Pemberi Harapan Palsu 64. Purtot artinya : nge-Pur Total 65. PM artinya : Personal Message 66. TL artinya : Tledekan 67. WT artinya : White Tail / Ekor Putih 68. Wikplong artinya : Ngeriwik Ngeplong 69. Wiksar artinya : Ngeriwik Kasar 70. OS (Online Shop): Toko yang berjualan melalui internet; baik melalui Facebook, web, instagram, maupun BBM. 71. Seller: Penjual 72. Cust (Customer): Pembeli 73. Supplier: Toko yang menjadi pemasok barang bagi para penjual 74. Dropship: Seorang penjual tidak perlu menyediakan barang, barang disediakan oleh supplier. Penjual hanya mempromosikan barang, jika ada pembeli maka supplier yang akan mengirim barang kepada pebeli namun nama pengirim yang tertulis adalah nama penjual. 75. Pembeli PHP (pemberi harapan palsu): Istilah ini biasanya disematkan untuk calon pembeli yang sudah banyak bertanya tentang produk dan ongkos kirim, meminta totalkan biaya yang harus dibayar, namun saat totalan dan transfer dia tiba-tiba menghilang tiada kabar. 76. COD (Cash on Delivery): Pembayaran dilakukan jika barang telah sampai kepada pembeli. Penjual dan pembeli bertemu secara langsung atau bisa juga melalui kurir. 77. TT: TT mempunyai banyak arti, Diantaranya adalah transfer tunai dan tukar tambah. 78. Tuti (Tukang tipu): Biasanya digunakan untuk penjual yang kabur setelah pembeli mentransfer sejumlah uang untuk pembelian barang. 79. WTB (Want to Buy): Biasanya digunakan untuk yang ingin membeli atau sedang mencari barang untuk dibeli. Ditulis sebelum Spesifikasi barang yang akan dibeli. 80. WTS (Want to Sell): Biasanya digunakan penjual untuk menjual barang.Ditulis sebelum Spesifikasi barang yang akan dijual. 81. Nyabar (Nyari Barang): Digunakan oleh calon pembeli yang sedang mencari barang untuk dibeli. Ditulis sebelum Spesifikasi barang yang akan dibeli. 82. Fix No Cancel: Istilah ini digunakan oleh penjual untuk konsumen. Arti dari istilah ini adalah jika konsumen sudah memesan barang dan menyatakan jadi membeli barang yang ditawarkan, maka pembeli tidak bisa membatalkan pembelian. Biasanya pembeli akan masuk dalam daftar Blacklist jika membatalkan transaksinya. 83. Keep: Istilah ini digunakan oleh pembeli yang meminta penjual untuk menyimpan barang yang telah dipesan dan akan dibayar sesuai waktu yang telah ditentukan. 84. KOS: Kumpulan Online Shop 85. Rekber: Rekening brsama, rekening ini dimiliki oleh sebuah badan khusus. Dalam berjual beli disarankan menggunakan rekber agar terhindar dari penipuan. Dengan menggunakan rekber, pembeli akan membayar tagihan pembelian onlinennya kepada penyedia jasa rekber (bukan kepada penjual langsung), jika barang sudah diterima oleh pembeli maka penyedia jasa rekber baru membayarkan uang tersebut kepada penjual 86. Ongkir: Merupakan kependekan dadi ongkos kirim. 87. Freeong: Merupakan kependekan dari Free Ongkir. Artinya gratis biaya pengiriman. 88. Sold Out: Habis terjual 89. Ready stok: Barang tersedia 90. Reject: Barang mengalami kecacatan atau dalam kondisi tidak bagus. 91. Return/retur: Barang dikembalikan kepada penjual karena kondisi dan kesepakatan tertentu 92. Trusted OS: Online shop yang dapat dipercaya 93. Nomor Resi: Nomor tanda bukti pengiriman dari ekspedisi. 94. Ekspedisi: penyedia layanan jasa pengiriman. Misal: JNE, POS, TIKI, dll 95. Booked: barang telah dipesan orang namun belum dibayar. 96. Hit and Run: Konsumen yang memesan barang dan berjanji akan transfer pada waktu yang telah ditentukan, namun pada saat jatuh tempo tetap tidak membayar. Ada juga yag sampai memblokir penjual agar tidah ditagih pembayarannya. 97. Testimoni: Berisi kesan dan pesan dari pembeli tentang produk atau online shopyang bersangkutan. 98. BPJS (Budget Pas-Pasan Jiwa Sosialita): Istilah ini biasanya disematkan kepada calon pembeli yang suka menawar harga barang online. 99. CLBK (chat lama beli kagak): Biasa disematkan untuk calon konsumen yang bertanya-tanya terus pagi siang malam namu ujung-ujungnya tidak jadi beli. 100. Agan/gan: juragan 101. Sist: Sister 102. Palkor: istilah ini hampir sama artinya dengan PHP atau penipu. disematkan untuk calon pembeli yang sudah banyak bertanya tentang produk dan ongkos kirim, meminta totalkan biaya yang harus dibayar, namun saat totalan dan transfer atau saat janjian cod dia tiba-tiba menghilang tiada kabar. 103. Pance: Kependekan dari panjang cerita alias komentar dan tanya-tanya terus tapi ujung-ujungnya tidak jadi beli. 104. Noken: Kependekan dari No Kendala alias tanpa cacat. Biasanya digunakan ketika berjual beli barang elektronik seperti HP, Laptop, dll.

Kamis, 11 Agustus 2016

TEKS ANEKDOT

Teks Anekdot : Pengertian, Ciri-ciri, Struktur, Tujuan, Dan Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot – Dalam pembahasan kali ini kita akan membahas materi mengenai teks anekdot. Adapun hal-hal yang akan kita bahas meliputi pengertian, ciri-ciri, struktur,tujuan,serta kaidah kebahasaan dari teks anekdot. Hal-hal tersebut akan disajikan dalam bentuk bagian-bagian sebagai berikut: Pada bagian pertama akan dibahas mengenai pengertian dari teks anekdot, bagian ini berguna agar pembaca terlebih dahulu mengetahui serta mengenal apa itu teks anekdot sebelum dilanjutkan ke bagian selanjutnya yaitu ciri-ciri teks anekdot, struktur teks anekdot, tujuan dan terakhir adalah kaidah kebahasaan dari teks anekdot itu sendiri. Pengertian Teks Anekdot Teks anekdot merupakan sebuah karangan cerita atau kisah yang bisa jadi berdasarkan pengalaman hidup seseorang yang ditulis secara singkat, pendek dan lucu tentang berbagai topik seperti pendidkan, politik, hukum, sindiran, kritikan, dan sebagainya. Dalam teks anekdot itu sendiri, perlu diketahui bahwa teks anekdot tidak hanya berisikan kisah-kisah cerita lucu semata melainkan terdapat juga amanat, pesan moral, serta ungkapan tentang suatu kebenaran secara umum. Ciri-ciri Teks Anekdot Setelah kita mengetahui pengertian dari teks anekdot, teks anekdot juga memiliki ciri-ciri yang dapat berguna sebagai pembeda dari teks-teks lainya. Ciri-ciri tersebut dapat kalian lihat sebagai berikut: 1. Teks anekdot bersifat humor atau lelucon, artinya teks anekdot berisikan kisah-kisah lucu atau bualan. 2. Bersifat menggelitik, artinya teks anekdot akan membuat pembacanya merasa terhibur dengan kelucuan yang ada dalam teks. 3. Bersifat menyindir 4. Bisa jadi mengenai orang penting 5. Memiliki tujuan tertentu 6. Kisah cerita yang disajikan hampir menyerupai dongeng 7. Menceritakan tentang karakter hewan dan manusia sering terhubung secara umum dan realistis Struktur Teks Anekdot Teks anekdot juga memiliki struktur-struktur dalam pembentukannya. Struktur teks anekdot antara lain Abstraksi, orientasi, event, krisis, reaksi, koda, dan Re-orientasi. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai tiap bagain struktur kalian bisa simak yang di bawah ini: • Abstraksi, bagian ini terletak pada bagian awal paragraf, pada bagian ini berisikan gamabaran awal tentang isi dari teks anekdot. • Orientasi, pada bagian ini berisikan awal mula, latar belakang terjadinya suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi dalam teks. • Event, berisikan rangkaian peristiwa yang terjadi dalam teks. • Krisis, bagian ini berisikan tentang pemunculan permasalahan yang terjadi dalam teks anekdot. • Reaksi, bagian ini berisikan langkah penyelesaian masalah yang timbul dalam bagian krisis. • Koda, pada bagian ini akan muncul perubahan yang terjadi pada tokoh dalam teks. • Re-orientasi, bagian ini merupakan bagian akhir dari teks sekaligus sebagai penutup dari teks itu sendiri. Tujuan Teks Anekdot Seperti kita ketahui teks anekdot juga memiliki tujuan yang di tujukan untuk pembaca dalam setiap kisah cerita yang ditulis. Tujuan-tujuan tersebut merupakan latar belakang bagi pengarang atau penulis untuk menulis sebuah teks anekdot. Berikut di bawah ini merupakan beberapa tujuan dari penulisan teks anekdot. 1. Untuk membangkitkan tawa bagi pembacanya. 2. Sebagai saran penghibur. 3. Sebagai saran pengkritik. Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot Teks anekdot juga memiliki kaidah kebahasaan tersendiri berbeda dari teks lainnya. Kaidah kebahasaan itu bisa kalian lihat di bawah ini. • Menggunakan kata keterangan waktu lampau • Menggunakan kata penghubung • Terdapat penggunaan kata kerja • Urutan peristiwa berdasarkan waktu • Menggunakan jenis pertanyaan retorik, yaitu kalimat pertanyaan yang tidak mengharuskan untuk dijawab.

Senin, 13 Juni 2016

Satuan dan Kegiatan Pramuka Penegak

Satuan dan Kegiatan Pramuka Penegak yang kita bahas kali ini adalah lanjutan dari Materi Pramuka sebelumnya tentang Golongan Pramuka Penegak. Pada artikel kali ini kita akan membahas seperti pengorganisasian pramuka penegak serta event event pramuka yang diikuti oleh pramuka tingkat penegak. Pengorganisasian Pramuka Penegak
Pramuka Penegak Pramuka penegak dikumpulkan dalam kelompok-kelompok. Kelompok atau satuan terkecil disebut ‘sangga’ yang terdiri atas 4 – 8 pramuka penegak. Sangga dinamai dengan nama-nama Perintis, Pencoba, Pendobrak, Penegas, dan Pelaksana, atau nama-nama lain sesuai aspirasi anggota angga. Sangga dipimpin secara bergantian oleh Pemimpin Sangga (disingkat Pinsa) yang dipilih dari dan oleh anggota sangga yang bersangkutan. Tiga atau empat sangga dengan total anggota antara 12 sampai 32 dihimpun dalam satuan yang lebih besar yang disebut sebagai ‘ambalan’. Ambalan dipimpin oleh seorang Pemimpin Sangga Utama yang disebut ‘Pradana’ yang dipilih dari dan oleh para Pemimpin Sangga dalam pasukan tersebut. Pradana yang terpilih tetap menjadi Pemimpin Sangga bagi sangganya. dalam kegiatannya, ambalan penegak dibimbing oleh seorang Pembina Penegak dan seorang Pembantu Pembina Penegak yang dipanggil dengan sebutan ‘kakak’ baik untuk putra maupun putri. Nama ambalan diambilkan dari nama-nama pahlawan atau tokoh sejarah, pewayangan ataupun legenda. Dalam ambalan dibentuk juga ‘Dewan Ambalan Penegak’ atau ‘Dewan Penegak’ yang diketuai oleh Pradana dengan dibantu oleh perangkatnya seperti Pemangku Adat, Kerani (Sekretaris), Bendahara, dan beberapa anggota dengan masa bakti selama satu tahun. Tugas Dewan Penegak antara lain: • Merancang dan melaksanakan program kegiatan • Mengevaluasi pelaksanaan kegiatan • Merekrut anggota baru • Membantu sangga dalam mengintegrasikan anggota baru dalam sangga • Menyiapkan materi yang akan dibahas dalam Majelis Penegak Selain itu untuk membina kepemimpinan dan rasa tanggung jawab dibentuk pula ‘Dewan Kehormatan Penegak’ yang bertugas menentukan pelantikan, penghargaan atas prestasi dan atau jasanya dan tindakan atas pelanggaran terhadap kode kehormatan serta merehabilitasi anggota ambalan. Kegiatan Pramuka Penegak Sebagai Pramuka penegak, ada cukup banyak kegiatan / event pramuka yang boleh diikuti oleh golongan ini. Berikut diantaranya : • Raimuna • Gladian Pimpinan Satuan (Dian Pinsat) • Perkemahan Wirakarya (PW) • Perkemahan Bhakti • PERAN SAKA (Perkemahan Antar Saka) • Pengembaraan • Latihan Pengembangan Kepemimpinan • PPDK (Pelatihan Pengelolaan Dewan Kerja) • Kursus Instruktur Muda • Penataan, Seminar dan Lokakarya • Sidang Paripurna • Musppanitera • Ulang Janji.

Kamis, 18 Februari 2016

GABUNGAN IMBUHAN ME-I DAN ME-KAN

Gabungan imbuhan (konfiks) me-kan dan me-i kerap membingungkan. Banyak kata dalam bahasa Indonesia yang dapat diberi kedua konfiks ini: melemparkan—melempari,menjauhkan—menjauhi, mengajarkan—mengajari, dll. Berikut beberapa pola penggunaan tiap-tiap konfiks tersebut: 1. me-kan: objek bergerak; me-i: objek diam. Contoh: • Saya melemparkan kertas kepada kamu (kertas bergerak). • Saya melempari kamu dengan kertas (kamu diam). 2. me-kan: subjek diam; me-i: subjek bergerak. Contoh: • Saya menjauhkan buku itu (saya diam, buku pindah tempat). • Saya menjauhi buku itu (saya pindah tempat, buku diam). 3. me-kan: objek bukan manusia; me-i: objek manusia. Contoh: • Saya mengajarkan matematika kepada adik (matematika bukan manusia). • Saya mengajari adik matematika (adik manusia). Sesuai sifat dinamis bahasa, belum semua kasus perbedaan me-kan dan me-i bisa dirumuskan. Pola perbedaan ini akan dilengkapi seiring dengan penemuan bentuk lain. Anda punya bentuk lain yang belum cocok dengan pola di atas? Lalu bagaimana perbedaan kata “ Menugasi” dan “menugaskan” marilah kita bentuk kalimat dengan kata menugasi dan menugaskan secara tepat; kata menugasi berarti ‘memberi tugas’ sedangkan kata menugaskan berarti ‘menjadikan (sebagai) tugas’. Pak Guru menugasi murid-muridnya menyelesaikan pekerjaan itu. Pak Guru menugaskan penyelesaian pekerjaan itu kepada murid-muridnya. Atau: Pak Guru menugaskan kepada murid-muridnya menyelesaikan pekerjaan itu. Kalau kalimat dengan kata kerja bentuk me- itu kita ubah menjadi kalimat dengan kata kerja bentuk di-, maka hasilnya sebagai berikut: Murid-murid ditugasi Pak Guru menyelesaikan pekerjaan itu. Penyelesaian pekerjaan itu ditugaskan Pak Guru kepada murid-muridnya. Murid-murid ditugasi artinya ‘murid-murid diberi tugas’ Penyelesaian pekerjaan ditugaskan artinya ‘penyelesaian pekerjaan dijadikan tugas’ Jadi, kata menugasi haruslah diikuti oleh orang yang berkepentingan (beneaktif), sedangkan kata menugaskan diikuti oleh obyek (obyektif). Cobalah Anda perhatikan sekali lagi baik-baik contoh-contoh di atas, kemudian Anda camkan arti kata-kata dengan akhiran –i dan –kan yang terkandung pada kata-kata itu.

Rabu, 10 Februari 2016

Jenis-Jenis Konjungsi antarklausa

Berdasarkan fungsinya konjungsi dikelompokan ke dalam tiga bentuk, diantaranya adalah: 1. Konjungsi antar klausa Konjungsi antar klausa adalah kata hubung yang mengubungkan dua buah klausa atau lebih. Ada tiga macam konjungsi antara klausa, yaitu, korelatif, subordinatif, dan koordinatif. A. Konjungsi korelatif konjungsi ini menghubungkan dua buah klausa yang memiliki hubungan sintaksis setara. Macam-macam konjungsi korelatif: baik … maupun … tidak hanya …, tetapi ( …) juga … bukan hanya …, melainkan … (se)demikian (rupa) … sehingga… apa(kah) … atau … entah … entah … jangankan…,…pun… . Contoh: Baik Riski maupun Nasar keduanya adalah anak yang baik. Budi bukan hanya pelukis yang handal, tetapi juga sebagai seniman yang cerdas. Jangankan uang segudang, sepeser pun aku tak punya. Aku tidak tahu harus berbuat apa entah pergi saja entah datang menemuinya. Dia menghias bunga itu sedemikian rupa sehingga terlihat sangat indah. B. Konjungsi subordinatif Konjungsi ini menghubungkan dua buah klausa yang memiliki hubungan sintaksis yang tidak sama (bertingkat). Macam-macam konjungsi subordinatif: …..sebelum… jika…., maka…. …agar…. Meskipun/bagaimanapun….. , ….. dan lain-lain. Contoh: Ani telah pergi ke Jakarta sebelum Budi datang menyusulnya. Meskipun dia miskin, dia sangat dermawan kepada setiap orang. Saya giat belajar agar tidak menjadi anak yang malas. Jika aku memliki banyak uang, aku akan pergi ke luar negeri. Meskipun dia sangat nakal, bagaimanapun juga orang tuanya tetap menyayanginya. c. Konjungsi koordnatif Konjungsi ini sama seperti korelatif yaitu menghubungkan dua buah klausa yang sejajar, tetapi konjungsi ini hanya terjadi pada klausa-klausa yang sederhana. Macam-macam konjungsi koordinatif …. dan … … tetapi … … atau … Contoh: Andi membeli buku dan baju di toko itu. Aku ingin pergi tetapi tidak diijinkan oleh ayahku. Kau boleh datang bersamaku tau bersama Indri.

KATA KERJA MATERIAL DAN KATA KERJA RELASIONAL

Kata Kerja Material Kata kerja material adalah kata kerja (verba) yang menunjukan aktifitas fisik yang dapat dilihat secara nyata. Contoh kata kerja material adalah: menari, membaca, dan menulis. Struktur kalimat dari verba material adalah: Subjek (aktor) + Verba Material + Objek (sasaran). Contoh kalimatnya: 1. Ibu memasak nasi Kata Ibu sebagai subjek (aktor), memasak sebagai verba materialnya, dan nasiadalah sebagai objek (sasaran). 2. Ayah membaca koran Kata Kerja Relasional Kata kerja relasional lebih menekankan pada verba atau kata kerja yang berfungsi sebagai penghubung antara subjek dan pelengkap. Kalimat yang mengandung verba relasional harus memiliki pelengkap, jika tidak maka kalimatnya akan terlihat rancu. Struktur kalimat dari verba relasional adalah: Subjek + Verba relasional + pelengkap Contoh kalimatnya: 1. Kakak merupakan anak tertua Kakak sebagai objek, merupakan sebagai verba relasional, dan anak tertuamerupakan pelengkap yang harus ada. 2. Ayah bagaikan pahlawan super bagiku Secara singkat dapat dipahami bahwa kata kerja material itu kata yang menunjukkan subjek melakukan sesuatu. Sedangkan kata kerja relasional itu kata yang menunjukan hubungan sebab akibat.

Minggu, 10 Januari 2016

CARA MEMBUAT TEKS PIDATO

Seperti telah dijelaskan pada postingan yang lalu (baca dulu Macam-Macam Pidato dan Contoh Pidato), bahwa pidato dapat dilakukan dengan tanpa menggunakan naskah atau dengan menggunakan kerangka sebagai pedoman atau pegangan, dan atau dengan menggunakan naskah baik dihafal maupun dibacakan. Bila Anda melakukan pidato dengan menggunakan naskah, maka yang pertama kali harus Anda lakukan adalah menyiapkan naskah pidato tersebut. Untuk dapat menulis naskah pidato secara efektif, Anda harus memiliki pengetahuan tentang teknik menyusun atau menulis naskah pidato. Untuk itu ikutilah uraian berikut. Teknik atau Cara Menulis Naskah Pidato Pada uraian di atas telah dijelaskan bahwa menulis naskah pidato harus melalui tiga kegiatan yaitu, mengumpulkan bahan, membuat kerangka, dan menguraikan isi naskah pidato secara terperinci. Penjelasannya adalah sebagai berikut. a. Mengumpulkan Bahan Setelah Anda meneliti persoalan dan merumuskan tujuan pidato serta menganlisis pendengar, maka Anda sudah siap untuk menggarap naskah pidato. Anda boleh mulai menulis naskah pidato dengan menggunakan hal apa yang telah Anda ketahui mengenai persoalan yang akan Anda bicarakan/sampaikan. Jika hal ini Anda anggap kurang cukup, maka Anda harus mencari bahan-bahan tambahan yang berupa fakta, ilustrasi, cerita atau pokok-pokok yang konkret untuk mengembangkan pidato ini. Tidak ada salahnya Anda bertanya kepada orang/pihak yang mengetahui persoalan yang akan Anda bicarakan. Buku-buku, perturan-peraturan, majalah-majalah, dan surat kabar merupakan sumber informasi yang kaya yang dapat Anda gunakan sebagai bahan dalam rangka menguraikan isi pidato Anda. b. Membuat Kerangka Pidato Kerangka dasar dapat Anda buat sebelum mencari bahan-bahan, yaitu dengan menentukan pokok-pokok yang akan dibicarakan, sedangkan kerangka yang terperinci baru dapat Anda buat setelah bahan-bahan selesai Anda kumpulkan. Dengan bahan-bahan itu Anda dapat menyusun pokok-pokok yang paling penting dalam tata urut yang baik, di bawah pokok-pokok utama tadi. Di dalam kerangka ini harus terlihat adanya kesatuan dan koherensi antarbagian Sebagai gambaran perhatikanlah contoh kerangka pidato di bawah ini. Contoh Kerangka Pidato Inti dari kerangka pidato adalah: (1) pendahuluan, (2) isi, dan (3) penutup 1. Pendahuluan: bagian pendahuluan memuat salam pembuka, ucapan terima kasih (bila ada yang diberi ucapan), dan kata pengantar untuk menuju kepada isi pidato; 2. Isi: bagian ini memuat uraian pokok yang terdiri atas topik atau pokok utama dan sub-subtopik yang memperjelas atau menghubungkan dengan topik utama; 3. Penutup: bagian penutup memuat kesimpulan, harapan (bila ada), dan salam penutup. c. Menguraikan isi pidato Dengan menggunakan kerangka yang telah Anda buat, ada dua hal yang Anda lakukan: (1) Anda dapat mempergunakan kerangka tersebut untuk berpidato, yaitu berpidato dengan menggunakan metode ekstemporan, dan (2) menulis atau meyusun naskah pidato secara lengkap yang Anda bacakan atau Anda hafalkan. Bagian-bagian yang terdapat dalam dalam kerangka pidato di atas akan dijelaskan lebih lanjut pada uraian berikut ini. Butir (1) dan butir(3), yaitu bagian pendahuluan dan bagian penutup tidak memuat inti pembicaraan atau isi pidato, sehingga tidak diuraikan secara terperinci di sini tetapi dapat dilihat langsung pada contoh naskah pidato setelah bahasan ini selesai dibicarakan. Jadi, yang akan diperjelas secara rinci adalah bagian isi pidato d. Struktur Isi Pidato Struktur isi pidato adalah rangkaian isi pidato dari awal hingga akhir. Rangkaian ini disusun agar pidato berlangsung menarik dan tujuan pidato tercapai dengan baik. Ada beberapa cara merangkai isi pidato, antara lain: (1) mengikuti alur dasar pidato, dan (2) mengikuti pola organisasi pidato. (1) Alur dasar pidato, yaitu rangkaian isi pidato yang mengikuti alur dasar pidato yang bergerak melalui tiga tahap: (a) tahap perhatian, yaitu tahap pertama yang dilakukan pembicara dengan baik; (b) tahap kebutuhan, yaitu tahap yang dilakukan pembicara dalam menjelaskan pentingnya masalah yang akan dibicarakan sehingga pendengar akan berusaha memahami masalah atau hal-hal penting yang disampaikan pembicara. (c) tahap penyajian, yaitu merupakan tahap pembicara menyajikan materi pidato yang telah dipersiapkan melalui naskah kerangka pidato. Itulah tahap-tahap yang dilalui seorang pembicara dalam menyelesaikan pidatonya, tetapi penjelasan tahap-tahap di atas adalah tahap yang dilalui pada jenis pidato informasi. Sekarang mari kita lihat beberapa pola organisasi pidato yang dapat Anda pilih! (2) Pola Organisasi Pidato, pola organisasi pidato dapat digolongkan ke dalam tiga tipe besar, yaitu (a) pola uraian; (b) pola sebab, dan (c) pola topik. Baiklah mari ikuti uraiannya. 1. pola uraian; ada dua macam urutan yang digunakan untuk menyusun/menulis isi pidato, yaitu: urutan kronologis dan urutan ruang. Urutan kronologis, adalah susunan isi yang dimulai dari periode atau data tertentu, bergerak maju atau mundur secara sistematis. Sementara itu, urutan ruang adalah susunan isi yang berurutan berdasarkan kedekatan fisik satu dengan yang lainnya. Umpamanya, membicarakan mulai dari SD A kemudian menunjuk ke SD B yang letaknya paling dekat dengan SD A tadi, dan seterusnya. 2. pola sebab; sebagaimana terlihat dari namanya, organisasi pidato yang menggunakan pola sebab yang bergerak dari satu analisis sebab di saat ini bergerak ke arah analisis akibat di masa yang akan datang, atau dari deskripsi kondisi di saat ini bergerak ke arah analisis sebab-sebab yang memunculkannya. 3. pola topik; pola organisasi pidato yang menggunakan pola topik dilakukan apabila materi yang dibicarakan lebih dari satu periode atau kelompok. Oleh karena itu, di dalam isi pidato akan terdapat beberapa subtopik. Tahap-tahap Menyusun/Menulis Naskah Pidato Ada beberapa tahap yang harus dilakukan dalam menulis naskah pidato yaitu Memilih Subjek dan Membatasi Tujuan Umum Pidato 1. Membatasi subjek untuk mencocokkan waktu yang tersedia, menjaga kesatuan dan kepaduan pidato 2. Menyusun ide pokok menurut tahap-tahap urutan alur dasar pidato (perhatian, kebutuhan, kepuasan, dan lain-lain) atau menurut salah satu pola organisasi. 3. Memasukkan dan menyusun submateri yang berhubungan di setiap pokok. 4. Mengisi materi pendukung yang memperkuat atau membuktikan ide. 5. Memeriksa draft kasar, untuk meyakinkan bahwa subjek telah cukup terekam dan mencerminkan tujuan khusus pidato. contoh : 1. Salam pembuka Pidato biasanya diawali dengan kata pembuka, misalnya: a. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. b. Salam sejahtera untuk kita semua. c. Bapak, Ibu, dan hadirin sekalian yang terhormat. 2. Pendahuluan, adalah pengantar ke arah pokok-pokok materi yang akan disampaikan. Bagian pendahuluan biasanya berisi sebagai berikut. a. Puji syukur kepada Tuhan. b. Ucapan terima kasih kepada pihak tertentu. c. Maksud menyampaikan pidato. Kemudian diikuti oleh sedikit penjelasan mengenai pokok masalah yang akan kita uraikan. 3. Isi atau inti pidato berisi uraian yang perlu disampaikan. Isi pidato merupakan uraian yang menjelaskan secara rinci semua materi dan persoalan yang dibahas dalam pidato. Sampaikanlah materi utama yang hendak dicarakan. Kemukakan contoh, ilustrasi, cerita-cerita yang berkenaan dengan materi utama. Hindari penyampaian materi yang bersifat menggurui. 4. Kesimpulan Kesimpulan ini sangat penting karena dengan menyimpulkan segala sesuatu yang telah dibicarakan dan ditambah dengan penjelasan dan anjuran, para hadirin dapat menghayati maksud dan tujuan semua yang dibicarakan. Hal ini karena apa yang terakhir dikatakan biasanya lebih mudah dan lebih lama diingat. 5. Salam penutup Tutuplah pidato dengan kesan yang baik. Ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terlaksananya pidato tersebut. a. Atas perhatiannya Bapak dan Ibu, saya ucapkan terima kasih b. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Assalamu’alaikum Wr. Wb Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberi nikmat serta karunia-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul bersama di hari yang berbahagia ini. Shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW yang telah menuntun kami semua hingga saat ini. Dan kepada Yth. Bapak/Ibu kepala sekolah Bapak/ibu wakil kepala sekolah Bapak ibu guru Bapak ibu penilai ujian parktik bahasa Indonesia yang saya hormati dan teman-teman semua yang saya cintai, kita semua tentunya tahu dan menyadari betapa banyak terjadinya kenakalan remaja saat ini, dengan perbuatan negatif dan menyimpang di masyarakat. Seperti sudah mengenal rokok dan narkoba, yang pada awalnya hanya mencoba dan menjadi ketagihan sampai kecanduan. Adapun penyebab masalah dari kenakalan remaja ini yang diakibatkan dari kesalahan orang tua dalam cara mendidik atau orang tua yang terlalu sibuk sehingga tidak sempat memperhatikan anak mereka, atau juga karena pergaulan remaja saat ini yang sudah terjerumus dengan pergaulan yang salah. Boleh saja kita mempunyai banyak teman, namun kita juga harus berhati-hati untuk memilih teman, agar kita tidak terjerumus pada pergaulan yang salah. Masih banyak lagi kenakalan remaja yang terpengaruh oleh pergaulan yang salah, seperti mabuk-mabukan, tawuran antar pelajar, geng motor, dan bahkan hal tersebut banyak menimbulkan korban dari banyak remaja yang terlibat dalam pergaulan yang salah. Mari kita jauhi perilaku-perilaku menyimpang tersebut, karena hal tersebut hanya akan merugikan diri sendiri. Gunakanlah masa-masa remaja dengan hal positif dan bermanfaat bagi diri sendiri, orang tua dan juga bangsa. Teman-temanku yang saya banggakan, selektiflah dalam mencari teman dan tetap ingatlah bahwa tak ada satupun orang tua yang menginginkan ananya berperilaku buruk. Sampai disini yang dapat saya sampaikan dalam pidato ini, jikalau ada kesalahan mohon untuk dimaklumi. Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Senin, 02 November 2015

PENDEKATAN SAINTIFIK DAN MODEL PEMBELAJARAN KURIKULUM 2013

Jika anda menemukan artikel pendekatan saintifik dan model pembelajaran kurikulum 2013ini dalam usaha untuk belajar mengimplementasikan kurikulum 2013 di kelas anda, maka artikel ini adalah bacaan yang pas untuk dipelajari. Isi dari artikel ini sebagian besar mendasarkan pada pedoman kurikulum 2013 yang dikeluarkan oleh Kemendikbud. Berikut adalah uraian singkat tentang pendekatan saintifik, model pembelajaran dan metode pembelajaran di dalam kurikulum 2013. PENDEKATAN SAINTIFIK Ada lima kegiatan utama di dalam proses pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik, yaitu: 1. Mengamati Mengamati dapat dilakukan antara lain melalui kegiatan mencari informasi, melihat, mendengar, membaca, dan atau menyimak. 2. Menanya Menanya untuk membangun pengetahuan peserta didik secara faktual, konseptual, dan prosedural, hingga berpikir metakognitif, dapat dilakukan melalui kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan diskusi kelas. 3. Mencoba Mengeksplor/mengumpulkan informasi, atau mencoba untuk meningkatkan keingintahuan peserta didik dalam mengembangkan kreatifitas, dapat dilakukan melalui membaca, mengamati aktivitas, kejadian atau objek tertentu, memperoleh informasi, mengolah data, dan menyajikan hasilnya dalam bentuk tulisan, lisan, atau gambar. 4. Mengasosiasi Mengasosiasi dapat dilakukan melalui kegiatan menganalisis data, mengelompokan, membuat kategori, menyimpulkan, dan memprediksi/mengestimasi. 5. Mengkomunikasikan Mengomunikasikan adalah sarana untuk menyampaikan hasil konseptualisasi dalam bentuk lisan, tulisan, gambar/sketsa, diagram, atau grafik, dapat dilakukan melalui presentasi, membuat laporan, dan/ atau unjuk kerja. MODEL PEMBELAJARAN Pengertian model pembelajaran adalah bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal sampai akhir yang disajikan secara khas oleh guru. Model pembelajaran merupakan bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Ada banyak model pembelajaran dan beberapa yang disarankan di dalam kurikulum 2013 diantaranya adalah: 1. Inquiry Based Learning 2. Discovery Based Learning 3. Project Based Learning 4. Problem Based Learning Berikut ini sedikit uraian penjelasan langkah-langkah dari tiap model pembelajaran. 1. Inquiry Based Learning: Langkah-langkah atau sintaks nya adalah sebagai berikut: • Observasi/Mengamati • Mengajukan pertanyaan • Mengajukan dugaan atau kemungkinan jawaban/ mengasosiasi atau melakukan penalaran • Mengumpulkan data yang terakait dengan dugaan atau pertanyaan yang diajukan/memprediksi dugaan • Merumuskan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan data yang telah diolah atau dianalisis, mempresentasikan atau menyajikan hasil temuannya. 2. Discovery Based Learning: Langkah-langkah atau sintaks nya adalah sebagai berikut: • Stimulation (memberi stimulus); bacaan, atau gambar, atau situasi, sesuai dengan materi pembelajaran/topik/tema. • Problem Statement (mengidentifikasi masalah); menemukan permasalahan menanya, mencari informasi, dan merumuskan masalah. • Data Collecting (mengumpulkan data); mencari dan mengumpulkan data/informasi, melatih ketelitian, akurasi, dan kejujuran, mencari atau merumuskan berbagai alternatif pemecahan masalah • Data Processing (mengolah data); mencoba dan mengeksplorasi pengetahuan konseptualnya, melatih keterampilan berfikir logis dan aplikatif. • Verification (memferifikasi); mengecek kebenaran atau keabsahan hasil pengolahan data, mencari sumber yang relevan baik dari buku atau media, mengasosiasikannya menjadi suatu kesimpulan. • Generalization (menyimpulkan); melatih pengetahuan metakognisi peserta didik. 3. Problem Based Learning; Langkah-langkah atau sintaks nya adalah sebagai berikut: • Orientasi pada masalah; mengamati masalah yang menjadi objek pembelajaran. • Pengorganisasian kegiatan pembelajaran; menyampaikan berbagai pertanyaan (atau menanya) terhadap malasalah kajian. • Penyelidikan mandiri dan kelompok; melakukan percobaan (mencoba) untuk memperoleh data dalam rangka menyelesaikan masalah yang dikaji. • Pengembangan dan Penyajian hasil; mengasosiasi data yang ditemukan dengan berbagai data lain dari berbagai sumber. • Analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah; 4. Project Based Learning; Langkah-langkah atau sintaks nya adalah sebagai berikut: • Menyiapkan pertanyaan atau penugasan proyek; langkah awal agar peserta didik mengamati lebih dalam terhadap pertanyaan yang muncul dari fenomena yang ada. • Mendesain perencanaan proyek; menyusun perencanaan proyek bisa melalui percobaan. • Menyusun jadwal sebgai langkah nyata dari sebuah proyek. • Memonitor kegiatan dan perkembangan proyek; mengevaluasi proyek yang sedang dikerjakan. • Menguji hasil; Fakta dan data dihubungkan dengan berbagai data lain. • Mengevaluasi kegiatan/pengalaman; mengevaluasi kegiatan sebagai acuan perbaikan untuk tugas proyek pada mata pelajaran yang sama atau mata pelajaran lain. METODE PEMBELAJARAN Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran. Di dalam kurikulum 2013 disarankan metode pembelajaran dalam kelas diantaranya adalah: - Diskusi - Eksperimen - Demonstrasi - Simulasi Jika semua itu dapat diimplementasikan dengan benar sesuai yang diharapkan maka keseluruhan kompetensi yang mencakup 4 ranah, yaitu kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan akan dapat dicapai oleh peserta didik sesuai dengan tuntutan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).

Selasa, 11 Agustus 2015

STRUKTUR TEKS CERITA PENDEK

Pengertia cerpen dan menurut para ahli beserta unsur-unsurnya dapat kamu pahami serta cermati di artikel ini. Cerpen adalah cerita pendek, jenis karya sastra yang memaparkan kisah ataupun cerita tentang manusia beserta seluk beluknya lewat tulisan pendek. Atau definisi cerpen yang lainnya yaitu merupakan karangan fiktif yang isinya sebagian kehidupan seseorang atau juga kehidupan yang diceritakan secara ringkas yang berfokus pada suatu tokoh sja. Maksud dari cerita pendek disini ialah ceritanya kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) kata atau kurang dari 10 (sepuluh) halaman. Selain itu, cerpen hanya memberikan kesan tunggal yang demikian dan memusatkan diri pada satu tokoh dan satu situasi saja. Struktur cerpen Struktur teks cerpen dintaranya ada 6 (enam) bagian yaitu: • Abstrak – merupakan ringkasan ataupun inti dari cerita yang akan dikembangkan menjadi rangkaian-rangkaian peristiwa atau bisa juga gambaran awal dalam cerita. Abstrak bersifat opsional yang artinya sebuah teks cerpen boleh tidak memakai abstrak. • Orientasi – adalah yang berkaitan dengan waktu, suasana, maupun tempat yang berkaitan dengan cerpen tersebut. • Komplikasi – Ini berisi urutan kejadian-kejadian yang dihubungkan secara sebab dan akibat, pada struktur ini kamu bisa mendapatkan karakter ataupun watak dari tokoh cerita sebab kerumitan mulai bermunculan. • Evaluasi – Yaitu struktur konflik yang terjadi yang mengarah pada klimaks mulai mendapatkan penyelesainya dari konflik tersebut. • Resolusi – Pada struktur bagian ini si pengarang mengungkapkan solusi yang dialami tokoh atau pelaku. • Koda – Ini merupakan nilai ataupun pelajaran yang dapat diambil dari suatu teks ceriita oleh pembacanya. • Struktur 1Abstrak pada tahapan ini" pengarang memberikan ringkasan atau inti cerita yang akan dikembangkannya menjadi rangkaian peristia yang dialami tokoh imajinasinya. !amhuri Muhammad menggambarkan seorang juru masak bernama Makaji yang sangat terkenal di kampungnya. tanpa campur tangan dalam meracik bumbu masakan" sebuah perhelatan akan dinilai tidak sukses karena tidak berhasil menyuguhkan para tamunya makanan leAat. /egitulah pentingnya kehadiran Makajidalam dunia masak-memasak di kampong itu" sehingga tidak ada yang bisa menggantikannya.2 Brientasi,ada tahapan orientasi" pengarang menceritakan latar berkaitan dengan aktu" ruang" dan suasana yang terjadi dalam sebuah peristia dalam cerpen. 5atar digunakan penulis untuk menghidupkan sebuah cerita dan meyakinkan pembaca. !engan kata lain" latar ini mengekspresikan atak" baik secara psikis maupun %isik. Komplikasi*ahapan ini berisi urutan kejadian" dan setiap kejadian-kejadian itu hanya dihubungkan secara sebab akibat. ,eristia satu disebabkan atau menyebabkan terjadinya peristia yang lain. ,ada cerpen juru masak" !amhuri Muhammad menceritakan #Arial pergi merantau karena ia dihina oleh kelluarga 6onggogeni. Maka dari itu dia merantau untuk merintis kariernya dan menjadi orang sukses.4 9aluasi,ada tahapan ini" kon%lik yang biasanya muncul pada setiap kejadian yang terdapat dalam komplikasi bisa diarahlkandiatur menuju ke tahapan selanjutnya. Sehingga komplikasi tersebut bisa terlihat tahap-tahap penyelesaiannya dari kon%lik yang muncul tersebut. !alam cerpen <8uru Masak= ketika #Arial ingin melupakan 6enggogeni" ia kemudian hengkang dari kampung dengan membaa luka hati. 6esolusi,ada tahapan ini" resolusi menerangkan tentang sebuah solusi dari kon%lik yang terjadi.!amhuri Muhammad menggambarkan seorang yang bernama #Arial. #Arial adalah seorang anak juru masak yang bekerja sebagaitukang cuci piring di rumah makan 8akarta. ?amun" karena kerja keras dan kegigihannya" sekarang #Arial menjadi orang 5areh ,anjang yang sukses dengan mempunyai enam rumah makan dan dua puluh empat anak buah.+ Koda,ada tahapan terakhir ini" koda ber%ungsi untuk menerangkan akhir dari cerita sebuah cerpen. ,ada cerpen karangan !amhuru Muhammad ini" #Arial sekarang telah sukses" dan dia berkeinginan mengajak ayahnya &Makaji) untuk tinggal bersamanya di 8akarta dan menghabiskan masa tuanya disana dengan #Arial Apakah itu cerpen? Unsur intrinsik cerpen A. Tema Gagasan pokok yang mendasari dari sebuah cerita. Tema-tema pada umumnya yang terdapat dalam sebuah cerita biasanya dapat langsung terlihat jelas di dalam cerita (tersurat) dan tidak langsung, dimana si pembaca harus bisa menyimpulkan sendiri (tersirat). B. Alur (Plot) Jalan dari cerita sebuah karya sastra. Secara garis besarnya urutan tahapan alur dalam sebuah cerita antara antara lain: perkenalan > mucul konflik atau permasalahan > peningkatan konflik – puncak konflik atau klimaks > penurunan konflik > penyelesaian. C. Setting atau latar Kalau setting sangat berkaitan dengan tempat, waktu, dan suasana dalam sebuah cerita tersebut. D. Tokoh Atau Pelaku Yaitu pelaku pada sebuah cerita. Setiap tokoh biasanya mempunyai watak , sikap, sifat dan juga kondisi fisik yang disebut dengan perwatakan atau karakter. Dalam cerita terdapat tokoh protagonis (tokoh utama dalam sebuah cerita), antagonis (lawan dari tokoh utama atau protagonis) dan tokoh figuran (tokoh pendukung untuk cerita). E. Penokohan (perwatakan) Pemberian sifat pada tokoh atau pelaku cerita. Sifat yang telah diberikan akan tercermin pada pikiran, ucapan, serta pandangan tokoh terhadap sesuatu. Metode penokohan ada 2 (dua) macam diantaranya: Metode analitik adalah metode penokohan yang memaparkan ataupun menyebutkan sifat tokoh secara langsung, misalnya seperti: penakut, sombong, pemalu, pemarah, keras kepala, dll. Metode dramatik adalah suatu metode penokohan secara tidak langsung memaparkan atau menggambarkan sifat tokoh melalui: Penggambaran fisik (Misalnya berpakaian, postur tubuh, bentuk rambut, warna kulit, dll), penggambaran melalui percakapan yang dilakukan oleh tokoh lain, Teknik reaksi tokoh lain (berupa pandangan, pendapat, sikap, dsb). F. Sudut Pandang (Point of View) Adalah visi pengarang dalam memandang suatu peristiwa di dalam cerita. Ada beberapa macam sudut pandang, diantaranya yaitu sudut pandang orang pertama (gaya bahasa dengan sudut pandang “aku”), sudut pandang peninjau (orang ke-3), dan sudut pandang campuran. Sudut pandang sama juga dengan kata ganti orang. Secara umum, sudut pandang atau kata ganti orang dibagi menjadi 3 macam, yaitu : 1. Kata ganti orang pertama (orang yang berbicara): • Tunggal, yaitu ditandai oleh kata “aku , saya” dll. • Jamak, yaitu ditandai oleh “kata kami dan kita”. 2. Kata ganti orang kedua (orang yang dibicarakan) • Tunggal, yaitu ditandai oleh kata “kamu, engkau, saudara, ada, bapak,” dll. • Jamak, yaitu ditandai oleh kata “kalian”. 3. Kata ganti orang ketiga (orang yang dibicarakan) • Tunggal, yaitu ditandai oleh kata “Ia, dia, beliau,” dll. • Jamak, taitu ditandai oleh kata “mereka”. G. Amanat atau pesan Yaitu amanat yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui karyanya kepada pembaca atau pendengar. Pesan bisa berupa harapan, nasehat, dan sebagainya. Unsur ekstrinsik cerpen Unsur ekstrinsik cerpen adalah unsur yang membentuk yang terdapat di luar cerpen itu sendiri(unsur yang berada di luar karya sastra). Unsur-unsur ekstrinsik dari cerpen tidak bisa terlepas dari keadaan masyarakat saat diman cerpen itu dibuat oleh si penulis. Unsur ini sangat memiliki banyak pengaruh pada penyajian amanat maupun latar belakang dari cerpen itu sendiri. Dibawah ini akan unsur ekstrinsik dari cerpen diantaranya: A. Latar belakang masyarakat Yaitu pengaruh dari kondisi latar belakang masyarakat sangat lah berpengaruh besar terhadap terbentuknya sebuah cerita khususnya cerpen. Pemahaman itu bisa berupa pengkajian Ideologi negara, kondisi politik negara, kondisi sosial masyarakat, sampai dengan kondisi ekonomi masyarakat. B. Latar belakang pengarang Ini bisa meliputi pemahaman kita terhadap sejarah hidup dan sejarah hasil karangan yang sebelumnya. Latar belakang pengarang biasanya terdiri dari: • Biografi, Ini berisikan mengenai riwayat hidup pengarang cerita, yang ditulis secara keseluruhan. • Kondisi psikologis, ini berisi mengenai pemahaman kondisi mood atau keadaan yang mengharuskan seorang pengarang menulis cerita atau cerpen. • Aliran Sastra, seorang penulis pastinya akan mengikuti aliran sastra tertentu. Ini sangatlah berpengaruh pada gaya penulisan yang dipakai oleh penulis dalam menciptakan sebuah karya sastra. Berikut ini pengertian cerpen menurut beberapa ahli Inilah beberapa Pengertian cerpen menurut para ahli, dapat kamu baca dibawah ini: • Menurut menurut, H.B. Jassin -Sang Paus Sastra Indonesia- mengatakan bahwa: yang disebut cerita pendek harus memiliki bagian perkenalan, pertikaian, & penyelesaian. • Sedangkan menurut, A. Bakar Hamid dalam tulisan “Pengertian Cerpen” berpendapat bahwa: yang disebut cerita pendek itu harus dilihat dari kuantitas, yaitu banyaknya perkataan yang dipakai: antara 500 – 20.000 kata, adanya satu plot, adanya satu watak, & adanya satu kesan. • Dan menurut, Aoh. KH, mendefinisikan bahwa: cerpen adalah salah satu ragam fiksi / cerita rekaan yang sering disebut kisahan prosa pendek. Ciri-ciri cerpen • Terdiri kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) kata. • Bentuk tulisan yang singkat tentunya lebih pendek dari Novel. • Isi dari cerita berasal dari kehidupan sehari-hari. • Penokohan dalam cerpen sangat sederhana. • Bersifat fiktif. • Hanya mempunyai 1 alur. • Habis dibaca sekali duduk. • Penggunaan kata-kata yang mudah dipahami oleh pembaca. • Mengangkat beberapa peristiwa saja dalam hidup tidak seluruhnya. • Kesan dan pesan yang ditinggalkan sangatlah mendalam sehingga si pembaca ikut merasakan isi dari cerpen tersebut.

Jumat, 07 Agustus 2015

STRUKTUR DAN KAIDAH TEKS SEJARAH

Teks Cerita Sejarah - Pengertian - Struktur - Kaidah - dan mengabstraksi Teks Cerita Sejarah adalah teks yang didalamnya menjelaskan/menceritakan tentang fakta/kejadian masa lalu yang menjadi asal muasal sesuatu yang memiliki nilai sejarah. Didalam teks cerita seajarah, disampaikan pengisahan suatu deretan pristiwa yang disusun bedasarkan kronologi waktu. Teks Cerita sejarah berkaitan dengan teks narasi. Teks cerita sejarah disampaikan bedasarkan pada pristiwa pritiwa yang terjadi di lapangan dan membentuk kisah sejarah teks tersebut. Struktur : • Orientasi • Komplikasi • Solusi • reorientasi Kaidah : • menggunakan kata benda atau kata ganti tertentu • menggunakan tokoh sentral • Menggunakan bentuk lampau (Pristiwa telah terjadi) • Misalnya : Pada tahun 1945 • Menggunakan kunjungsi untuk mengurutkan pristiwa/kejadian. • Misalnya : dan, tetapi, setelah itu, kemudian. • Menggunakan keterangan dan frasa adverbial untuk mengungkapkan waktu dan cara. • Misalnya : Kemarin. • Menggunakan kata kerja yang menyatakan tindakan. • Misalnya : Pergi, tidur. Teks Cerita Sejarah dibagi menjadi 2 : Teks Cerita Sejarah Fiksi : Teks Cerita Sejarah yang tidak nyata Contoh : • Novel • Cerpen • Legenda • Roman Teks Cerita Sejarah Non-fiksi : Teks Cerita Sejarah yang nyata Contoh : • Biografi • Autobiografi • Certia Perjalanan • Catatan Sejarah Biografi adalah Cerita atau riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain. Autobiografi adalah cerita atau riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh diri sendiri. Langkah Langkah mengabstraksi teks cerita sejarah : 1. Membaca teks secara lengkap 2. Menentukan ide pokok 3. Menentukan kalimat utama 4. Menentukan kata kunci 5. Membuat kalimat bedasarkan kata kunci 6. Menyusun teks menjadi sebuah abstraksi.

Selasa, 04 Agustus 2015

LAGU-LAGU DAERAH NUSANTARA

Angin Mamiri – Provinsi Makassar / Ujung Pandang / Sulawesi Angin mamari ku pasang Pitujui tongtongana Tusarua takkan lupa Eaule na mangu rangi Tutenaya, tutenaya parisina Batumi angin mamiri Angin ngerang dingin-dingin Nama lonta sari kuku Eaule na mangu rangi Matolorang, matolorang jenemato Gambang Suling Karangan / Ciptaan : Ki Narto Sabdo Gambang suling ngumandang swarane Tulat tulit kepenak unine Unine mung nrenyuh ake Barengan lan kentrung ketipung suling Sigrak kendangane Cing Cangkeling – Sunda Provinsi Jawa Barat Kleung dengklek buah kopi rarang geuyan Keun anu dewek ulah pati diheureuyan Cing cangkeling manuk cingkleung cindeten Plos kakolong bapak satar buleneng Pat lapat pat lapat katingalan masih tebih kene pisan Layarna bodas jeung celak kasurung kaombak ombak Si Patokaan – Provinsi Sulawesi Utara Sayang sayang si patokaan Matego tego gorokan sayang Sayang sayang si patokaan Matego tego gorokan sayang Sako mangemo tanah man jauh Mangemo milei leklako sayang Yamko Rambe Yamko – Provinsi Papua / Irian Jaya Hee yamko rambe yamko aronawa kombe Hee yamko rambe yamko aronawa kombe Teemi nokibe kubano ko bombe ko Yuma no bungo awe ade Teemi nokibe kubano ko bombe ko Yuma no bungo awe ade Hongke hongke hongke riro Hongke jombe jombe riro Hongke hongke hongke riro Hongke jombe jombe riro Keroncong Kemayoran – Provinsi DKI Jakarta / Betawi La la la la la la la laaa Laju laju perahu laju Jiwa manis indung di sayang La la la la la la la la laaa Laju sekali laju sekali ke surabaya Belenong di pinggir kali Dengan Keroncong senang sekali La la la la la la la laaa Boleh lupa kain dan baju Jiwa manis indung di sayang La la la la la la la la laaa Janganlah lupa janganlah lupa kepada saya Keladi dalam almari Yang baik budi yang saya cari La la la la la la la laaa Boleh lupa kain dan baju Jiwa manis indung di sayang La la la la la la la la laaa Janganlah lupa janganlah lupa kepada saya Merpati terbang melayang Cinta sejati Slalu terbayang Kedondong di atas peti Ini keroncong mohon berhenti Semogalah semua senang di hati Ayo Mama – Provinsi Maluku / Ambon ayam hitam telurnya putih mencari makan di pinggir kali sinyo hitam giginya putih kalau ketawa manis sekali ayo mama, jangan mama marah beta dia cuma cuma pegang beta ayo mama, jangan mama marah beta lah orang muda punya biasa Pepaya mangga Pisang Jambu Pepaya mangga pisang jambu Dibawa dari pasar minggu Disana banyak penjualnya Dikota banyak pembelinya Papaya buah yang berguna Bentuknya sangat sederhana Pasanya manis tidak kalah Membikin badan sehat segar Reff : Pepaya jeruk jambu Rambutan duren duku dll nya Marilah mari kawan Kawan semua Membeli buah buahan Papaya makanan rakyat Karena sangat bermanfaat Harganya juga tak mengikat Setalen tuan boleh angkat Buka Pintu – Provinsi Maluku / Ambon buka pintu buka pintu, beta mau masuke siolah nona nona beta, adalah di mukae beta panggil tidak menyahut, buka pintu juga tidak mau siolah nona beta mau masuke he he he he buka pintu buka pintu, beta mau masuke siolah nona nona beta, adalah di mukae ada anjing gonggong betae, ada hujan basah betae siolah nona beta mau masuke he he he he Anak Kambing Saya – Provinsi Nusa Tenggara mana dimana anak kambing saya anak kambing tuan ada di pohon waru mana dimana jantung hati saya jantung hati tuan ada di kampung baru caca marica he hei caca marica he hei caca marica ada di kampung baru caca marica he hey caca marica he hey caca marica ada di kampung baru Tokecang – Provinsi Jawa Barat / Sunda Tokecang tokecang bala gendir tosblong Angeun kacang sapependil kosong Aya listrik di masigit meuni caang katingalna Aya istri jangkung alit karangan dina pipina Tokecang tokecang bala gendir tosblong Angeun kacang angeun kacang sapependil kosong Rek Ayo Rek – Provinsi Jawa Timur Rek ayo rek mlaku mlaku nang tunjungan Rek ayo rek rame rame bebarengan Mangan tahu jadhi campur nganggo timun Malam minggu gak apik dhigawa nglamun Ngalor ngidur liwat took numpak motor Masih untung nyenggal nyenggol ati lega Sapa ngerti nasib awak lagi mujur Kenal anak e sing dodol rujak cingur Ja dhipikir kon padha gak duwe sangu ja dhipikir angger padha gelem melu aku cah ayo cah sapa gelem melu aku cah ayo cah golek kenalan cah ayu Sansaro – Provinsi Sumatera Barat / Padang Usah dikanalah juo cinto kito nan lamo Bia denai kok sansaro mandi si aia mato Sadah kok dikana kini Sadiah kasiahlah dipadu oi kanduang Usah dikanalah juo dinto kito nan lamo Sansai juo sansai juo oi iyo lah sansai Lir Ilir – Provinsi Jawa Tengah Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir Tak ijo royo royo Tak sengguh panganten anyar Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi Lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodotira Dodotira dodotira kumintir bedah ing pinggir Dondomana jrumatana kanggo seba mengko sore Mumpung padang rembulane Mumpung jembar kalangane Sun suraka surak hiyo Suwe Ora Jamu – Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Suwe ora jamu Jamu godhong tela Suwe ora ketemu Ketemu pisan gawe gela Suwe ora jamu Jamu godhong tela Suwe ora ketemu Ketemu pisan gawe gela Burung Kakatua / Burung Kakaktua – Provinsi Maluku / Ambon Burung kakatua Hinggap di jendela Nenek sudah tua Giginya tinggal dua Lesbum Lesbum Lesbum la la la Lesbum Lesbum Lesbum la la la Lesbum Lesbum Lesbum la la la Burung kakatua Ayam Den Lapeh – Provinsi Sumatra Barat / Padang Luruihlah jalan Payakumbuah Babelok jalan kayujati Dimahati indak karusuah Awak takicuah Ai ai ayam den lapeh Mandaki jalan Pandai Sikek Manurun jalan ka Biaro Dima hati indak ka maupek Ayam den lapeh Ai ai ayam den lapeh Sikua capang sikua capeh Saikua tabang saikua lapeh Lapehlah juo nan ka rimbo Oi lah malang juo Pagaruyuang Batusangka Tampek bajalan urang Baso Duduak tamanuang tiok sabanta Ayam den lapeh Ai ai ayam den lapeh Potong Bebek Angsa – Provinsi Timor Timur / Timor Leste Potong bebek angsa, masak di kuali Nona minta dansa, dansa empat kali Dorong ke kiri, dorong ke kanan La la la la la … Potong bebek angsa, masak di kuali Nona minta dansa, dansa empat kali Dorong ke kiri, dorong ke kanan La la la la la … Sarinande – Provinsi Maluku / Ambon Sarinande, putri Sarinande Mengapa tangis matamu bengkak? Aduh mama, aduhlah papa Bak asap api masuk dimata Aduh mama, aduhlah papa Hati risau apakah obatnya? Soleram – Provinsi Riau Soleram Soleram Soleram Anak yang manis Anak manis janganlah dicium sayang Kalau dicium merah lah pipinya Satu dua Tiga dan empat Lima enam Tujuh delapan Kalau tuan dapat kawan baru sayang Kawan lama ditinggalkan jangan Kampuang Nan Jauh Di Mato Kampuang nan jauh di mato Gunuang Sansai Baku Liliang Takana Jo Kawan, Kawan Nan Lamo Sangkek Basu Liang Suliang Panduduknya nan elok nan Suko Bagotong Royong Kok susah samo samo diraso Den Takana Jo Kampuang Takana Jo Kampuang Induk Ayah Adik Sadonyo Raso Mangimbau Ngimbau Den Pulang Den Takana Jo Kampuang Kicir-Kicir – Provinsi DKI Jakarta Kicir kicir ini lagunya Lagu lama ya tuan dari Jakarta Saya menyanyi ya tuan memang sengaja Untuk menghibur menghibur hati nan duka Burung dara burung merpati Terbang cepat ya tuan tiada tara Bilalah kita ya tuan suka menyanyi badanlah sehat ya tuan hati gembira Buah mangga enak rasanya Si manalagi ya tuan paling ternama Siapa saya ya tuan rajin bekerja pasti menjadi menjadi warga berguna Butet – Daerah Tapanuli Butet dipangungsian do apangmu ale butet Damargurilla damardarurat ale butet Damargurilla damardarurat ale butet I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge Butet sotung ngolngolan ro hamuna ale butet Pai ma tona manang surat ale butet Pai ma tona manang surat ale butet I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge Butet tibo do mulak au apangmu ale butet Masunta ingkon saut do talu ale butet Masunta ingkon saut do talu ale butet I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge Butet haru patibu ma magodang ale butet Asa adong da palang merah ale butet Da palang merah ni negara ale butet I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge I doge doge doge (hi) dai doge (hi) doge (hi) doge Jali-Jali – Provinsi DKI Jakarta ini dia si jali-jali lagunya enak lagunya enak merdu sekali capek sedikit tidak perduli sayang asalkan tuan asalkan tuan senang di hati palinglah enak si mangga udang hei sayang disayang pohonnya tinggi pohonnya tinggi buahnya jarang palinglah enak si orang bujang sayang kemana pergi kemana pergi tiada yang m’larang disana gunung disini gunung hei sayang disayang ditengah tengah ditengah tengah kembang melati disana bingung disini bingung sayang samalah sama samalah sama menaruh hati jalilah jali dari cikini sayang jali-jali dari cikini jalilah jali sampai disini Surilang Jot-Njotan – Provinsi DKI Jakarta / Betawi Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan) Ada hujan rintik perlahan (surilang jot-njotan) Rahmat Tuhan semesta alam (surilang jot-njotan) eh sayang disayang Kagak gune cantik rupawan aduh sayang Kagak gune cantik rupawan eh sayang aduh sayang Kalo kagak suka sembahyang Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan) Burung elang di pinggir jalan (surilang jot-njotan) Dideketin eh malah terbang (surilang jot-njotan) eh sayang disayang Sie-sie puasa sebulan aduh sayang Sie-sie puasa sebulan eh sayang aduh sayang Kalo cuma ngomongin orang Pantun ini ya tuan pantun nasehat Didengerin ya nona buat dijalanin Kalau sebel en kesel (en sebel eh kesel) Maapin aje (eh biarin aje) Pahalenye eh buat kite sendiri Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan) Kue cubit di atas nampan (surilang jot-njotan) Jadi sehat kalo dimakan (surilang jot-njotan) eh sayang disayang Tiada gune uang disimpan aduh sayang Tiada gune uang disimpan eh sayang aduh sayang Kalo zakat enggak dibayarkan Surilang jot-njotan (surilang jot-njotan) Baek ati ente lakuin (surilang jot-njotan) Kagak rugi aye jaminin (surilang jot-njotan) eh sayang disayang Naek haji niatin aduh sayang Naek aji kite niatin eh sayang aduh sayang Haji mabrur kite dambain Bubuy Bulan – Sunda Provinsi Jawa Barat Karangan / Ciptaan : Benny Korda Bubuy bulan Bubuy bulan sangray bentang Panon poe Panon poe disasate Unggal bulan, unggal bulan Unggal bulan abdi teang Unggal poe,unggal poe Unggal poe oge hade Situ Ciburuy laukna hese dipancing Nyeredet hate Ningali ngeplak caina Duh eta saha nu ngalangkung unggal enjing Nyeredet hateManuk Dadali – Sunda Provinsi Jawa Barat Mesatngapungluhur jauh di awang awang Meberkeunjanjangna bangun taya karingrang Kukuna ranggaos reujeungpamatukna ngeluk Ngepak mega bari hiberna tarik nyuruwuk Saha anu bisa nyusul kana tandangna gadangjeungpartentang taya badingan nana Dipikagimir dipikaserab ku sasama Taya karempan ka sieun leber wawanenna Manuk dadali manuk panggagahna Perlambang sakti Indonesia jaya Manuk dadali pang kakoncarana Resep ngahiji rukun sakabehna Hirup sauyunan tara pahirihiri Silih pikanyaah teu inggis bela pati Manuk dadali gadung siloka sinatria Keur sukamna bangsa di nagara Indonesia Ningali sorot socana

Selasa, 19 Mei 2015

CERITA PENDEK "SENIN TERAKHIR"

SENIN TERAKHIR Pagi itu.., seperti biasa, aku bangun pukul 4 pagi untuk menjalani aktivitasku di awal pekan. Ya hari senin. Saat itu..., aku belum menyadari bahwa hari itu 2Maret 2015 akan menjadi hari yang sangat tragis bagi seluruh umat manusia. Setelah mandi, sarapan, dan berpakaian seragam, aku berangkat sekolah bersama Ayahku yang juga sekalian berangkat kerja di daerah Menteng Jakarta Pusat. “Ayo Kal, sudah jam 5 nih.., buruan, nanti telat...! ini kan hari senin, jalanan macet” kata Ayahku. Itulah kata – kata yang sering diucapkan ayahku ketika hari senin dan jam 5.10 belum berangkat juga. Dalam perjalanan, ayahku memacu sepeda motornya dengan kecepatan >60Km/jam. Sampai suatu keramaian memperlambat dan menghentikan laju motor kami. “Ada apa ini...?” Aku melihat di jembatan penyebrangan Stasiun Tanjung Barat, ada sekitar 3 orang yang mengejar sepasang suami istri yang raut wajahnya ketakutan. Sesampainya di bawah ke – 3 orang tersebut, langsung diamankan oleh polisi dan warga di sekitarnya. Namun ke – 3 orang tersebut, memberontak dan menggigit 1 orang polisi dan 2 orang lainnya, yang tentu saja meninggalkan bekas luka robek yang lebar di tangan. Warga yang melihat langsung histeris, dan akhirnya terdengar suara tembakan. Ya, ke – 3 orang aneh itu mati ditembak oleh tentara yang kebetulan melintas. “Ayo semuanya bubar...!! keadaan sudah dapat di kontrol” kata salah satu petugas polisi. Kami langsung bergegas dari tempat itu, agar tidak terkena masalah lain. Aku melihat ambulance dan mobil polisi mulai berdatangan ke tempat tadi. Akhirnya jam 6.10 menit aku tiba di sekolahku SMKN 20 yang terletak di daerah Fatmawati Jakarta Selatan. Sesampainya disana, aku langsung menceritakan peristiwa mengerikan yang tadi aku alami. “Ah masa siih....?” “Bohong lo, ya kalliii..., sampai gigit – gigitan begitu” seru teman – teman saya. “Seriusss, gw lihat pakai mata kepala gw sendiri...!” kata saya. “Waah, Kael.., Jangan – jangan, itu zombie...?” kata Andre. “Memangnya, ada zombie...?” jawab shohibul. “Ada di film” sahut Satria. “Eettttt.....!!!” balas semua yang ada disana. “yaaa, mungkin itu cuma pasien sakit jiwa yang lepas” kata agoy menambahkan. Tidak terasa sudah pukul 6.20 kami bergegas ke lapangan untuk mengikuti Upacara Bendera. Di tengah upacara, tepatnya saat pembina sedang menyampaikan pidatonya, terdengar suara ledakan yang besar dan membuat kami kaget. “DUARRRRR.......!!” “WAAH, apaan tuhh...?” “Dari mana itu....??” “Kabuuurrr.....!!!” Kami panik, karena kami tahu asal ledakan itu pastinya sangat dekat karena suaranya yang menggelegar. “Semuaaa, TETAP TENANG....!” Pembina upacara kami, Pak Heri Mulyanto mencoba untuk menenangkan keadaan. “Duaaarrrr.....!” “Deeeerrrrr........!” “Booooom.......!!!!” Kali ini, terdengar 3 kali ledakan yang keras. Saking kerasnya ledakan tersebut, membuat kaca jendela sekolah kami pecah. Lalu diikuti lagi dengan suara gemuruh Jet Tempur yang melayang sangat dekat dengan tanah tempat kami berdiri. Dan terdengar lagi suara ledakan yang menggemuruh, lalu diikuti suara ledakan yang tampaknya jauh dari tempat kami. Keadaan sudah tidak dapat dikontrol lagi. Semuanya panik dan berhamburan keluar sekolah termasuk juga para guru yang ada. Semua berlarian tanpa arah. Terlihat dari tempat parkir sekolah, bangkai pesawat tempur yang dimakan api berada di kompleks perumahan depan sekolah. Tampaknya itulah yang menyebabkan ledakan besar tadi. Lalu datang sebuah helikopter milik Polisi tepat diatas kepala kami. “Semua, tetap ditempat kalian....!!! berlindung, dan jangan keluar sampai pemberitahuan lebih lanjut.....!!!!! Seru orang yang ada pada helikopter itu. Lalu helikopter itu pergi meninggalkan kerumunan kami. “Ya, Allah bagaimana nih....?? apa kita lagi perang....???” teriak Fitri. “Ya, perang sama siapaa tapi....???” jawab shohibul. “Lu, pada dari pada ribut, mending kite pergi cepet - cepet dari sini” kata Assyfa. “Ya, bener tuh mending kite cabut cepet – cepet dari sini” tambah Gilang. “Eh, lu gak denger tadi Polisi bilang apa...? kite disuruh stay disini sampai pemberitahuan lebih lanjut” shohibul memperingati. “Eh, iya bener juga” gumam yang lain. “Tapi disini gak aman” bantah Agoy. “Lebih bahaya diluar Koplak....!! lu gak denger tuh, suara tembakan dicampur ledakan....??!?” bentak Satria. “Yaudah, jadi maunya gimana nih...?” tanya Humairoh. “Lebih baik, kite diem disini aja, dari pada jadi korban salah tembak diluar..,” kata saya. “Yaudah gua mau pergi aja dari sini mau cari bantuan. Yang mau pergi juga, ayo ikut gua” Kata Gilang. “Hati – hati Lang...,” kata Andre Akhirnya di tempat itu, tinggal tersisa Aku, Andre, Satria, Shohibul, Arif, Karina, Fitri, Hunairoh, Dita, Afita, Fanny, Intan serta Mita. “Dari 34 orang, sekarang tinggal 13 orang aja....? yaudah, lebih baik kite berlindung di dalem Masjid aja. Bangunan lantai 3 bahaya” kataku. Lalu kami langsung bergegas ke dalam Masjid, berharap kami aman di dalam. Sementara itu, kami mendengar banyak sekali suara ledakan yang terdengar dari jauh dan terdengar juga ledakan yang sepertinya dekat dengan tempat kami. Sesekali dicampur dengan suara letusan tembakan yang bersahut – sahutan. Di dalam kami berdoa dan ada juga yang menelpon orang tuanya masing – masing. Saat aku mencoba menelpon ayahku yang bekerja di daerah Menteng, aku mendapat informasi bahwa Ayahku dan warga lainnya sedang dipaksa untuk dievakuasi. Dan sekarang berada di Bandara Soekarno Hatta. “Kal, kamu tenang, jangan takut nanti ada pasukan militer yang bakalan menjemput di daerah situ buat dievakuasi ke Bandara Halim P.K. pokoknya, jangan takut dan tenang ya Haekal, maafin bapak gk bisa jemput. Selalu jaga diri” kata Ayahku. Namun, pembicaraan terputus ketika aku mendengar suara beberapa letusan tembakan. Lalu aku menelpon Ibuku yang berada di Depok. Aku mendapat Informasi bahwa, ibuku telah dievakuasi juga dengan Truk pembawa Militer menuju Bandung. Tapi, pembicaraan terputus karena baterai HP-ku yang telah habis. “Siaallll....!!!!!” kataku. “Kenape lo Kal...? eh, gua barusan menghubungin orang tua gua, katanya mereka udah dievakuasi menuju ke bandara Soekarno Hatta” kata Satria “Yang lain juga sudah menghubungin keluarganya....?” tanyaku. “Iya, sudah aman dalam perjalanan ke Bandara” kata yang lain. “Sebenarnya, ada apa sih ini....???” Tanya Shohibul “Gak tau..., nanti kite coba keluar kalau keadaan diluar sudah tenang” kataku. Sudah hampir 1 jam kami berada di dalam Masjid. Sekarang, waktu menunjukan pukul 9.12 pagi. Keadaan diluar sudah mulai tenang, hanya terdengar suara gemuruh Pesawat Jet Tempur yang dari tadi berlalu lalang dan terdengar sesekali bunyi ledakan. Kami pun memutuskan untuk pergi keluar. “Eh, perasaan gw gak enak nih. Lebih baik kita keluar bawa senjata aja...?” Arif menyarankan. Lalu kami mengambil benda apapun yang dapat dijadikan senjata. Seperti, gagang sapu, tralis besi, pisau apapun yang dapat kami jadikan senjata. Aku mengikatkan pisau ke gagang sapu dan, membuatnya jadi seperti tombak. Kami pun keluar sekolah lewat pintu gerbang yang berada di dekat Masjid. Aku, Arif dan Shohibul memimpin paling depan, Andre dan Satria berjaga di belakang dan yang lainnya di tengah. Keadaan diluar sangat kacau. Banyak mobil, sepeda motor dan bis hancur serta terbakar di jalanan. Banyak kawah – kawah yang sepertinya bekas bom yang jatuh. Banyak ceceran darah dan tubuh manusia yang tidak dapat dikenali bergelimpangan di jalan. “Astaghfirullah.....” gumam kami. Kami selalu beristighfar sembari menelusuri jalan. “Menurut lo, kenapa para militer membunuh orang – orang disini...?” Kata Shohibul. “Ini aneh banget, kalau memang militer nembakin warga sipil, harusnya kita udah mati di bombardir pasti ada alasan tertentu” jawabku. “Ahh, sok tau lo.., tapi bener juga sih” balas lagi Shohibul. “Woy, lu disaat kayak gini masih aja debat...! tu liat didepan kayaknya ada anak pakai pakaian seragam sekolah” kata Dita Benar saja, itu Agoy yang sendirian berdiri diantara bangkai mobil yang terbakar. “Oooy....! Agoyy....!! Lu gak knapa – knapa kan....???” Teriak kami. Kami langsung berlari menghampiri Agoy, sampai aku memerintahkan untuk berhenti, karena ada kejanggalan pada Agoy. Bajunya berlumuran darah, dan di tangannya terdapat luka lebar serta sedikit luka pada lehernya. “Agoy.., lu knapaa...?!?? Umah.., ambil kotak P3K....!!!” kata Fitri Anak perempuan yang lain mulai Histeris, melihat Agoy dengan keadaan seperti itu. “Goy..., ada apa Goy....?? Lu knapa...? yang lain dimana....??” Aku mulai menghampiri Agoy dengan perlahan. Dari belakang, Andre tiba – tiba menghampiri Agoy dengan cepat, dan tiba – tiba juga Agoy melotot tajam kearahnya dan langsung melompat ke arah Andre. Mereka berdua bergumul di atas aspal dan entah apa yang dipikirkan oleh Agoy. “Weeyyy, Goy....! Lu Ngapa Goy....?!?!?? Tolooong” Aku melihat Agoy melukai tangan Andre dengan cakarnya. Aku dan yang lainnya mencoba memisahkan mereka berdua. Setelah dipisahkan, tingkah Agoy semakin beringas saja, dan Ia mencoba menggigit apapun yang ada di depannya. “Astaghfirullah...! Goy Istighfar Agoy Istighfarr....!!! Kata kami Namun perkataan kami tidak digubris olehnya. Melihat keadaan yang lain semakin histeris, maka aku dan Arif memutuskan untuk memukul tengkuk lehernya agar Agoy segera pingsan. Namun usaha kami itu, tidak membuahkan hasil. Agoy semakin beringas dan kami tidak dapat menahannya. Akhirnya, Satria dan Shohibul menghajar Agoy tepat di kepala dengan gagang sapu, hingga Agoy terkapar. Lalu keadaan mulai menjadi panas. Anak – anak perempuan histeris dan diantara mereka ada yang menangis. “Astaghfirullah...! Lo pikir apa yang lo lakuin....?? lo udah ngebunuh Agoyy...?!?!? dasar pembunuh...!!!” bentak Fitri “Ehh, lo gak liat Agoy tadi...? Dia bukan Agoyy...!!! Dia Zombie...!!! Agoy sudah gak ada Fit....” kata Shohibul “Lu disaat kayak gini jangan bercanda ya...?” jawab Fitri “Woy, udah lu jangan pada berantem....!!! Itu gak berguna sekarang. Apapun yang terjadi disini, lebih baik kite nyusun rencana buat pergi ke tempat yang lebih aman” kataku. “Oh, Yaa....? terus rencana lo apaan....?!?” kata Fitri “Woy, lu denger sesuatu gak....?” Kata Satria “Iya, kaya suara tembakan....” Kata Andre Ternyata itu adalah suara dari mobil Panser milik TNI Angkatan Darat. Dan diatasnya ada orang yang menembakkan senjata berat M249 SAW. Kendaraan itu berhenti tepat di depan kami. “Hey, dari mana kalian...??? Cepat naik kalu ingin tetap Hidup....!!!! coba lihat ke belakang...!” teriak salah satu orang yang naik di bagian depan Panser tersebut. Benar saja, segerombolan makhluk yang mulai kami sebut dengan sebutan “Zombie” berlari tepat ke arah kami. “CEPAAATTTT.....!!!!!” kata tentara di dalam panser tersebut. Kami semua langsung bergegas masuk ke dalam. Setelah kami semua sudah masuk, sang pengemudi langsung tancap gas. Di dalam Panser, ada 3 orang warga sipil, 4 tentara yang salah satunya sedang menembaki gerombolan zombie yang masih mengejar di belakang kami. Salah satu dari tentara itu mulai menanyakan banyak hal kepada kami. “Kalian beruntung menemui konvoi kami. Karena kami adalah tim Evakuasi terakhir yang berangkat menuju Bandara Halim P.K” kata dia “Alhamdulilaah.....,” kata kami serempak “Sebenarnya apa yang sedang terjadi sih Pak....???” kata Shohibul “Entahlah, bapak juga tidak tahu, bapak ini Cuma sersan yang mendapat perintah lagsung dari atasan untuk mengevakuasi daerah ini” jawabnya. “Ada desas – desus bahwa pasien terduga Ebola yang ada di RS Fatmawati dan seluruh RS yang ada di Jakarta, mengamuk dan menyerang orang – orang yang berada di RS” tambahnya. “Lalu, orang – orang yang terluka akibat gigitan mereka, juga ikut menyerang orang lain yang ada di dekatnya” “Tidak hanya itu, Seluruh RS di seluruh Indonesia juga begitu bahkan di seluruh dunia” kata salah seorang warga sipil yang berseragam dokter. “Memangnya, Indonesia sudah dimasuki Ebola...? tanya Humairoh “Sudah, tapi, pemerintah menutupinya agar masyarakat tidak panik itu, juga merupakan perintah dari WHO dan PBB” kata salah seorang prajurit sambil mengecek senapannya. “Ya Allah....?? bagaimana dengan para warga sipil yang lain di luar Jakarta pak...? apa mereka telah di evakuasi...? orang tua saya dievakuasi menuju Bandung” tanyaku. “Tenang..., seluruh kota di Pulau Jawa telah dievakuasi, dan kita adalah rombongan terakhir yang akan berangkat dari Jakarta menuju Selandia Baru” jawabnya. “Selandia Baru sedang mengalami musim dingin, dan penelitian terakhir menunjukan bahwa Virus Ebola lemah terhadap suhu dingin, dan tempat dingin terdekat dari sini adalah Selandia Baru” kata prajurit itu. “Alhamdulillaah ya Allah..., pak terimakasih sudah menyelamatkan kami....!” kata Fitri. “Iya, sama – sama dek, sudah menjadi tugas kami” katanya. Sudah hampir 1 Jam kami berada di dalam Kendaraan Lapis Baja ini satu – satunya senjata yang dapat menjaga kami dari mereka hanyalah M249 SAW yang dioperasikan di atas atap Panser oleh prajurit TNI. Sampai Ia berkata, “Lapor Pak, keadaan diluar sudah aman. Tidak ada lagi zombie untuk ditembaki” “Tetap siaga di pos prajurit....” kata Sersan. “Siap pak....!!!” jawabnya dengan tegas. Waktu sudah menunjukan pukul 12.23 siang. Panser kami berhasil menuju ke kompleks Halim P.K sampai mimpi buruk kami datang. “Siaaallll.....!!!!” seru supir yang mengoperasikan panser ini. “Ada apa Prajurit....???” tanya sersan. “Kita tidak bisa masuk lebih dalam lagi...! jalanan rusak banyak mobil dimana – mana panser ini akan terbalik” kata supir itu. “Cepat, hubungi Bandara....!!!” perintah sersan. Kami menunggu kabar dari tentara itu, berharap itu kabar baik. Namun, ternyata kami terlalu berharap. “Mereka tidak mau menjemput kita dengan apapun, seluruh bahan bakar, hanya cukup untuk sampai ke Selandia Baru. Jika kita tidak sampai di Landasan dalam waktu 30 menit, maka, mereka akan meninggalkan kita” kata supir itu dengan berat hati. Keadaan mulai bertambah panas dan semua menjadi histeris. Malah diantara kami, ada yang menangis juga. “Semua, jangan berputus asa masih ada cara lain untuk selamat dari tempat ini...!! kalau kita cepat, kita bisa jalan kaki dari sini” kata Sersan. “Itu mustahil...!! jaraknya, masih sekitar 3 KM lagi, sedangkan diluar sana ada segerombolan Zombie pemakan daging manusia....!!” Kata salah seorang warga sipil. “Kita punya senjata yang cukup disini, dan jika kita bisa bekerja sama, maka kita pasti akan sampai landasan tepat waktu dan selamat” kata salah seorang prajurit. “Benerr itu, lebih baik kita berangkat sekarang juga, karena waktu terus berjalan” perintah Sersan. Sang Sersan kemudian membagikan senjata kepada kami, seluruh anak laki – laki dan warga sipil dibagikan senjata laras panjang dengan amunisinya yang lebih dari cukup, dan beberapa teman perempuan kami dibagikan senjata berupa pistol. Aku mendapat senapan serbu SR – 25 buatan PT. Pindad. Setelah mendapat briefing yang sangat singkat, kami langsung berjalan kaki menuju Bandara Halim P.K “Semua, jangan berpencar...!! tetap bersama dan CEPAAT....!!!” perintah sang Sersan. Seperti dugaan, jumlah mereka yang menggerombol dan kecepatan mereka yang seperti pelari olimpiade membuat kami kikuk. Kami terus bergerak cepat ke depan sementara mereka, mengejar di belakang kami. “Tahan posisi.......!!!!!!” Perintah sersan Kami pun menahan posisi kami, dan menahan gerombolan Zombie itu, sementara anak – anak perempuan dipimpin oleh prajurit TNI tetap bergerak ke depan mengamankan jalur. Kami menahan para Zombie itu dengan sekuat tenaga sampai salah satu Zombie itu hampir menggigit Andre. Untungnya disaat yang tepat, Sersan menembak Zombie itu tepat di kepala. Setelah, dirasa gerombolan itu sudah habis dan terpecah, kami berlari melanjutkan perjalanan. Kami melakukan itu terus selama ada gerombolan Zombie mengejar di belakang kami. Sampai akhirnya, kami sampai di depan gerbang Bandara Halim P.K “Kita berhasil, kita telah sampai....” kataku sambil menghela nafas karena kelelahan. “ALLAHUAKBAR.....!!!!!” Kata Fitri. “Ada apa Fit....?” tanyaku. “Lihat itu dibelakang....!!!” jawabnya. Mimpi buruk kami terjadi lagi. Itu ternyata adalah kerumunan Zombie yang jumlahnya sangat banyak dan tidak dapat dihitung sedang berlari tepat ke arah kami. “Kopral...!!! Pimpin Anak – anak perempuan ini ke dalam...!! Peringatkan petugas yang lain untuk segera bersiap lepas landas...!! Tunggu kami, dan kirimkan bantuan untuk menahan Makhluk ini. CEPATT.....!!!!!” Perintah Sersan. Kami pun, mundur perlahan masuk ke dalam gedung Bandara sembari menembaki mereka satu per - satu. Jumlah Zombie yang kami tembaki tidak dapat dihitung lagi. Mereka sangat banyak. Mulai dari tua & muda, lelaki & perempuan semua bercampur aduk dengan kondisi tubuh mereka yang mengenaskan. Sampai akhirnya bala bantuan dari TNI yang sedang berjaga di Landasan datang. “Semua....!!! cepat lari ke pesawat....!!” kata salah seorang petugas itu. Salah seorang dari mereka membawa senjata berat untuk menahan mereka dan ditutup oleh tembakan RPG – 7 yang mengenai struktur bangunan tersebut dan meruntuhkan atap dari gedung ini. Kami berlari sekuat tenaga menuju pesawat, sampai aku mendengar teriakan tolong. “Pak....!! sebentar pak...!! saya denger orang minta tolong di belakang” teriakku. “Hah...?? siapa...? semua berhenti.....!!!” “Toloong Sayaaa....! Kaki saya nyangkut...!! Ooy, Tolong gua oooy....!!” “Ya Allah....!!! itu Satria Pak, teman saya...!” teriakku. “SEMUA tahan di posisi....!! berikan tembakkan perlindungan....! Kamu, ayo bantu saya” perintah Sersan Semua menahan gerombolan Zombie yang datang itu. Semakin lama semakin banyak Zombie yang datang. Sementara aku dan Sersan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyelamatkan Satria. “Makasih ya Kael, Pak Sersan udah dateng kesini” kata Satria. “Woles aja Sat....!” “Ayo pak...!! angkat tiangnya” kataku. Sesuai dengan aba –aba Sersan.., “ 1 2 3 ANGKAT.....!!!” “Hufff...., Ya Allah berat amat ni tiang....! kataku. “Ya iyalah, namanya Tiang Lampu Bandara” Jawab Satria. “Woy, lu masih aja bisa becanda ya dek....???” Kata Sersan. Setelah kami berhasil mengangkat tiang itu, kami membopong Satria menuju pesawat, sementara Gerombolan Zombie itu sangat dekat berada di belakang kami. “Tahan mereka teruss...!!!” perintah Sersan. Yang lain mulai mundur perlahan sembari menembaki kerumunan Zombie itu. Sementara kami berdua dengan cepat membopong Satria masuk ke dalam pesawat. Sesampainya kami di pesawat sudah ada petugas medis dan teman kami Mita yang menunggu kami di pintu dan langsung membawa Satria masuk. “SEMUAA.....!!! Cepat naik ke dalam....!!!!” Teriak Sersan. Aku dan Sersan menahan Zombie itu dari atas pintu pesawat. Setelah semuanya masuk, kami dengan sigap langsung mengunci pintu pesawat sebelum salah satu dari mereka masuk ke dalam pesawat. Pilot kami mengatakan bahwa pesawat, akan segera lepas landas. Oleh karena itu kami langsung mencari tempat duduk. Aku dapat melihat dengan jelas kerumunan mereka mengerumuni pesawat kami dan mencoba melompat ke pesawat kami. “CEPAT periksa bagian kargo di bawah....!!!” Perintah Sersan. Lalu 4 orang prajurit TNI langsung bergegas menuju ke ruang kargo. Akhirnya detik – detik menegangkan pesawat lepas landas berlalu. Waktu menunjukan pukul 13.14. Aku dapat melihat Kota Jakarta dihiasi awan kelabu. Asap mengepul dimana – mana. Kami meninggalkan Tanah Air kami yang kami cintai menuju Selandia Baru. Memulai kehidupan baru. Menyusun rencana untuk mengambil kembali peradaban yang telah manusia buat dalam waktu ratusan tahun. Dan telah direbut hanya dalam waktu kurang dari 12 jam. Aku sangat ingin memejamkan mata di bangku pesawat yang empuk ini. Karena rasa lelah yang membunuhku. Sampai aku mendengar suara teriakan dan diikuti oleh suara tembakan. Setelah semua senyap, aku sadar bahwa itu berasal dari ruang kargo yang tepat berada di belakang kursiku. Prajurit TNI sudah bersiaga di depan pintu. Dan tiba – tiba pintu ringan itu terbanting keluar, dan nampaklah Prajurit TNI yang telah berubah menjadi Zombie dengan keadaan yang mengenaskan. Ia menggeram dan melompat kearahku lalu menggigit leherku, dan sontak aku kaget mendengar Alarm HP-ku. Aku melihat, waktu menunjukan pukul 4 pagi. Keringat dingin bercucuran dari tubuhku. Aku sadar itu hanyalah sebuah mimpi. “Ya Allah...., Astaghfirullah...., Mimpi yang sangat buruk” gumamku. Setelah mengumpulkan kesadaran, aku bergegas menuju ke kamar mandi untuk mandi. Karena aku sadar..., Ini adalah Hari Senin. (2 – 03 – 2015)